14 March 2018

Agenda Nyepi 2018 di Sidoarjo



Banyak orang yang bertanya agenda Hari Nyepi di Sidoarjo. Mungkin karena saya sering menulis kegiatan umat Hindu di Sidoarjo. Juga kebetulan dekat sama Pak Nyoman Anom Mediana, ketua PHDI Kabupaten Sidoarjo.

Bisa juga karena Pura Jala Siddi Amerta di Jalan Raya Juanda Sidoarjo satu kompleks dengan gereja saya dulu: Gereja Paroki Santo Paulus. Itu salah satu dari dua pura yang ada di Kabupaten Sidoarjo. Pura pertama dan terbesar terletak di Balonggarut, Krembung. 

Tentu yang tahu agenda Hari Nyepi adalah umat Hindu di Sidoarjo. Yang lebih tahu lagi ya Pak Nyoman ketua PHDI Sidoarjo. Maka saya pun mengirim pesan minta agenda Nyepi. Biar bisa diliput wartawan. Tidak sampai satu jam datanglah balasan berikut:

1. Melasti (penyucian buana agung dan buana alit ke sumber air suci/samudera) pada hari Minggu, 11 Maret 2018. Lokasi melasti di Petirtan Jolotundo, Trawas, Mojokerto dan pantai Arafuru, Tanjung Perak, Surabaya.

2. Taur Agung : Jumat, 16 Maret 2018 di Pura Penataran Agung Margowening  Krembung dan Pura Jala Siddi Amerta Juanda, mulai jam 08.00 -- 11.00. 
Pukul 13.00 - 16.00, baksos pembagian sembako dan pelepasan ogoh-ogoh di Desa Balonggarut.

Sedangkan di Pura JSA, Juanda, Taur Agung Jumat jam 08.00 - 13.00, dilanjut dengan pelepasan ogoh-ogoh.

Jam 14.00 ogoh-ogoh menuju Kenjeran, pawai ogoh-ogoh gabung Surabaya di Kenjeran.

3. Nyepi : Sabtu, 17 Maret 2018 dengan melaksanakan catur brata penyepian.

4. Ngembak Gni : Minggu18 Maret 2018 dengan persembahyangan di Pura Krembung dan Pura Juanda.

2 comments:

  1. Salut kepada saudara Hurek yang Katolik kental, tetapi tidak risih berkunjung ke Pura Hindu atau ke Klenteng Konghuchu. Itulah Toleranz sejati, dan memang begitulah seharusnya menjadi manusia yang berakal sehat, berkepribadian teguh.
    Dulu kalau naik pesawat terbang sering saya dengar kalimat yang diucapkan oleh para pramugari: What would you like to eat sir, beef or pork ? Sejak belasan tahun terachir, kata pork sudah tak pernah terdengar lagi didalam pesawat, bahkan di China pun tidak ada maskapai penerbangan China yang menyuguhkan pork.
    Dulu disetiap ruang kelas sekolah dan kamar inap rumah sakit di Eropa tergantung Salib didinding.
    Sekarang Salib sudah dicopot semuanya, kecuali disekolah dan rumah sakit milik gereja katolik.
    Cucu-cucu saya mendapat makan siang di sekolah, saya tanya kepada mereka, apakah mereka kadang2 dapat masakan daging babi ? Mereka bilang tidak pernah. Ketika saya jadi tentara, pada Appell militer hari pertama, kita ditanya oleh komandan kompi, siapa diantara kami yang muslim atau mosaisch, supaya mereka mendapat makanan yang istimewa, halal atau koscher.
    Itu hanya beberapa bukti nyata, bahwa mayoritas kristen, tulus menghormati orang yang beragama lain, terutama orang muslim yang jumlahnya bertambah banyak di Eropa, terdiri dari pekerja migran asal Turki, pengungsi2 dari Afghanistan, Albania, Bosnia, Palestina, Irak, Iran, Syria, Kurdistan, Chehnia, dan negara2 Islam di Afrika.
    Juga ribuan mahasiswa asal Timur Tengah dan termasuk yang dari Indonesia.

    Renungkan, bagaimana dengan situasi di Indonesia, bulan ramadhan ada orang yang harus bersembunyi makan, mengucapkan selamat natal dilarang, dll. Quo vadis indonesia ?

    ReplyDelete
  2. Orang2 hindu yg mayoritas dari Bali itu sangat artistik dan kreatif. Acara2 keagamaan jelang Nyepi sejak melasti itu seperti pesta seni budaya yg luar biasa. Makanya saya selalu berusaha untuk menyaksikan melasti di jolotundo dan pawai ogoh2.

    Tari-tarian, pakaian yang dikenakan... hiasan2 di pura sangat semarak dan indah. Makanya gak heran kalo Bali disebut pulau dewata dan pulau budaya. Itulah kelebihan Bali yang mayoritas hindu.

    Salam nyepi...

    ReplyDelete