14 December 2017

Manchester City Ciamik, United Membosankan

Musim ini kelihatannya milik Manchester City. Semalam tim asuhan Pep Guardiola yang pelontos itu menang lagi. Skor telak 4-0.

Kelihatannya City sangat sulit dikalahkan tim mana pun. MU juga dipermalukan di kandangnya dengan permainan menyerang, umpan-umpan akurat, dan lapar gol. Inilah yang membedakan MU ala Jose Mourinho yang mengandalkan serangan balik. Jurus klasik Jose yang dulu sangat efektif.

Sayang, RCTI semalam (tepatnya Kamis dini hari) lebih suka menyiarkan MU vs Bournemouth. Apa boleh buat, saya terpaksa nonton ini. MU cuma menang 1-0 hasil sundulan kepala (sundul ya pakai kepala, bukan bahu) Lukaku.

United malah sering terancam. Tidak kelihatan bahwa dia klub besar. Untung ada De Gea, kiper paling joss di Liga Inggris. Tanpa orang Spanyol ini rasanya MU tidak mungkin duduk di posisi kedua tabel sementara.

Sebagai penggemar Pep, sejak menyihir dunia dengan tiki-taka di Barcelona, saya ingin City tetap kencang dengan gaya permainan ciamik. Plus gol-gol indah dan banyak. Sekaligus membungkam gaya bertahan Jose yang membosankan. Mou bikin boring, begitu judul berita kemarin.

Seharusnya Pep yang pegang MU. Bukan Jose. Sebab gaya klasik MU yang rancak selama hampir 30 tahun di tangan Sir Alex paling dekat dengan Pep. Jose justru antitesis Pep. Dan itu yang terlihat ketika kedua pelatih top ini pegang Barcelona dan Real Madrid di Spanyol.

Perubahan gaya MU ini mungkin terpaksa dilakukan manajemen untuk mengangkat tim yang terpuruk setelah ditinggal Sir Alex. Sebab dua pelatih sebelumnya gagal total. Jose yang berjasa mengembalikan MU ke Liga Champions (Liga Juara-Juara kata koran-koran di Malaysia).

Tapi ya itu... ada harga yang harus dibayar sangat mahal. Permainan MU tidak enak ditonton. Membosankan. Bikin ngantuk. Apalagi kalau siaran langsung di atas pukul 00.00. Dulu mata ngantuk jadi melek begitu melihat permainan MU yang meledak-ledak.

Semoga saja City menang terus.

No comments:

Post a Comment