16 December 2017

Kapan sepak bola Sidoarjo naik kelas?

Musim ini Deltras belum beruntung. Klub bola Sidoarjo itu gagal promosi ke Liga 2. Harus terhenti di 16 besar oleh Persik Kendal. Padahal materi pemain Deltras cukup bagus. Apalagi Wimba Sutan, kapten dan top scorer yang kelasnya Liga 2 atau Liga 1.

Yang sudah pasti promosi ke Liga 2 musim depan adalah Blitar United dan Persik Kendal. Ini juga menunjukkan bahwa Kendal bukan tim kacangan. Deltras disikat di babak 16 besar dengan skor meyakinkan 3-1.

Nah, yang menarik, Blitar United sukses berkat sentuhan tangan dingin pelatih Gatot Mulbajadi asli Sidoarjo. Gatot sejak di zona Jatim sudah menunjukkan kelasnya sebagai coach yang bisa membentuk Blitar United sebagai the winning team. Menangan. Konsistensi ini diperlihatkan di putaran nasional yang berlangsung di Kendal Jateng.

Sebelumnya Persebaya juga sukses promosi ke Liga 1. Kaptennya Rendi asli Sidoarjo juga. Beberapa pemain kunci pun berasal dari kota petis dan udang itu.

Mengapa Sidoarjo sendiri, Deltras dan Persida, malah gagal? Persida yang kemarin bermain di Liga 2 harus degradasi ke Liga 3. Gabung Deltras yang sama-sama satu kota, satu stadion. 

Riyadh Ahmad, tokoh bola Sidoarjo, yang sekarang jadi ketua PSSI Jatim, bersama semua insan sepak bola di Kabupaten Sidoarjo perlu ngopi bareng. Cari solusi terbaik untuk memajukan sepak bola. Sebab egoisme pengurus dan klub-klub di Sidoarjo terlalu tinggi. 

Kita punya banyak klub tapi levelnya masih sangat rendah. Ada Persida, Deltras, Sinar Harapan... dan 80an klub-klub internal. Mestinya dibentuk satu tim yang benar-benar kuat seperti Persebaya di Surabaya. 

Suporter bola di Surabaya hanya mendukung Persebaya. Bukan yang lain. Itu yang membuat Bhayangkara United pindah dari Surabaya ke Bekasi karena tidak punya penonton dan suporter setia. Padahal Bhayangkara tim kuat yang tahun ini jadi juara Liga 1.

Mas Riyadh dan kawan-kawan sempat bikin sarasehan bola di pendapa kabupaten. Pak Bupati, KONI, insan bola, perwakilan klub hadir. Tapi tidak ada solusi. Apalagi kalau sudah masuk ke pembentukan sebuah tim super untuk Sidoarjo. Pasti panas.

''Biarkan saja situasinya berjalan seperti saat ini,'' ujar seorang pengamat dan pentolan suporter. 

Yah... mudah-mudahan saja tahun depan Deltras atau Persida atau Sinar Harapan bisa naik kelas. Agar Gelora Delta Sidoarjo, salah satu stadion terbaik di Indonesia, bisa jadi arena pertandingan kelas nasional atau internasional. Sayang kalau stadion yang pernah dipakai untuk Piala AFF itu hanya diisi pertandingan klub-klub tingkat kecamatan alias tarkaman.

No comments:

Post a Comment