17 October 2017

Taiso dan Senam Pagi Indonesia

Belum lama ini saya melihat orang Jepang (plus belasan orang Indonesia) melakukan senam pagi bersama. Senamnya ringan saja. Beda dengan senam-senam aerobik di arena car free day Minggu pagi.

Aha... ini yang dinamakan taiso. Jadi ingat pelajaran orkes (olahraga dan kesehatan) zaman SMP dulu di Larantuka. Kita hafal taiso tapi tidak pernah lihat gerakan-gerakan senam masal ala Nippon. "Dulu senam taiso dilakukan tiap pagi," ujar Mbah Siti (alm) yang sangat suka taiso.

Gerakan-gerakan taiso sangat sederhana. Tidak berat. Siapa pun bisa mengikuti meskipun belum pernah belajar sebelumnya. Beda dengan senam poco-poco olahraga versi 2016 yang sangat sulit itu.

Syukurlah, sekarang ada Youtube. Saya pun mencari taiso di internet. Banyak banget videonya. Tapi gerakan-gerakannya sama. Ada dua versi taiso. Versi 1 yang gampang dan lebih populer. Cuma tiga menit saja.

Hebatnya, taiso ini dipraktikkan di Jepang sejak 1928. Radio NHK tiap pagi dan sore putar musik pengiringnya, pakai piano, kemudian orang Jepang ramai-ramai melakukan senam ringan ini. Di sekolah, kantor, pabrik... di mana saja. Sampai sekarang!

Melihat taiso di Youtube beberapa kali, saya jadi teringat senam pagi Indonesia (SPI) dan senam kesegaran jasmani (SKJ). Kedua macam senam ini diwajibkan di zaman orde baru. Senam hafalan anak-anak sekolah seperti saya.

SPI punya empat versi: seri A, B, C, D. SKJ yang mengganti SPI juga ada tiga versi. Saya cuma hafal SPI seri D dan SKJ versi paling awal. Sebab kedua versi itu selalu kami lakukan di halaman sekolah dekat pantai itu. Baik dengan iringan musik maupun kosongan.

Dari enam versi senam masal ala Indonesia, menurut saya, SPI seri D yang paling dekat taiso. Musiknya pakai piano. Gerakan-gerakannya sederhana. Teratur. Mudah diikuti. Saya yakin pencipta SPI mengadopsi senam taiso ala Jepang itu.

Sayang, senam masal ala Indonesia tidak pernah bertahan lama. Orang Indonesia sepertinya cepat bosan. Selalu berusaha untuk mencari yang baru. Meskipun senam-senam baru itu tidak lebih bagus ketimbang senam lama.

''Bosan kalau cuma itu-itu aja gerakannya," kata Mbak Rida instruktur senam aerobik di arena CFD Sidoarjo. "Saya sudah buat beberapa versi senam Nusantara. Senam Maumere perlu ada pengganti biar tidak bosan," kata Pak Rusman instruktur senam Maumere di Sidoarjo.

Itulah bedanya taiso dengan senam-senam lain di Indonesia. Orang Jepang sudah tidak bisa dilepaskan dari taiso. Dari generasi ke generasi. Taiso ibarat ritual rutin setiap pagi untuk menjaga kebugaran tubuh masyarakat. Bahkan, para ekspatriat Jepang tetap memainkan taiso di negara mana pun.

Saya pun mencoba mengingat-ingat senam pagi seri D yang dulu diajarkan Bapa Gaspar, penilik olahraga di kecamatanku. Ternyata masih bisa meskipun tidak sempurna. Untung orang Indonesia ini baik hati. Mereka menayangkan rekaman senam lawas dari TVRI itu ke Youtube. Senam pagi sebelum nonton bareng Si Unyil.

1 comment:

  1. Yoga pun gerakan2nya sama. Begitu juga taichi. Yg sudah terbukti manjur tidak perlu diubah-ubah. Diseling-seling saja.

    ReplyDelete