30 June 2017

Menarik... Samenleven ala Messi

Obrolan di warung kopi pagi ini tentang Lionel Messi. Bukan kejeniusan pemain Barcelona asal Argentina itu mengolah bola di stadion dan mengecoh tiga empat pemain lawan sekaligus. Tapi soal pernikahan sang super star. Soalnya ada berita kecil tentang pesta pernikahan Messi yang sudah tentu super mahal. Namanya juga olahragawan terkaya sejagat.

Lah, kok Messi baru nikah?
Dia kan sudah punya dua anak? Anak sulung lahir lima tahun lalu? Begitu pertanyaan seorang kenalan baru asal Gedangan Sidoarjo.

Berarti selama ini kumpul kebo dong! Punya anak di luar nikah! Ngurus akta kelahiran anak jadi sulit dong! Kenapa nggak nikah dulu baru punya anak? Apa nggak ada larangan agama?

Waduh... repot kalau sudah menyinggung norma sosial dan norma agama. Apalagi kalau pakai ukuran Indonesia, khususnya Jawa Timur yang santri. Gak akan ketemu.

Budaya dan adat kita dengan mereka (Barat) memang beda Cak. Komentar saya sok tahu. Kalau di Indonesia tidak boleh ada pasangan laki-perempuan yang hidup bersama serumah sekamar tanpa menikah. Kumpul kebo dilarang keras... (meskipun praktiknya buanyaak).

Nah, di Eropa Amerika dan negara-negara Barat orang boleh tinggal serumah dengan pacarnya. Tidak perlu nikah di gereja, KUA, dsb. Pokoknya sama-sama punya komitmen saling cinta dan tanggung jawab.

Karena itulah, pasangan Messi-Antonella punya dua anak yang lucu-lucu itu. Soal nikah resmi atau catatan sipil bukan urusan penting bagi orang Barat kayak Messi atau Ronaldo.

Siapa yang jamin pasangan yang nikah di gereja lebih bertanggung jawab ketimbang Messi-Antonella? ''Kalau di Indonesia mungkin sudah jadi masalah besar. Dibahas ramai di media massa dan media sosial,'' kata teman lain asal Papua yang lagi ikut seleksi di Jatim.

Bagi orang NTT, khususnya Flores Timur, praktik macam Messi ini (punya anak dulu, tinggal serumah, pemberkatan di gereja belakangan) sudah lazim. Khususnya sebelum tahun 1990. Anak-anak muda di kampung ngebet tidur dan punya anak sebelum pernikahan.

Maklum, urusan pernikahan itu sangat ribet. Masalah belis atau mahar. Urusan adat yang panjang. Kursus persiapan perkawinan di gereja. Kanonik ini itu. Maka lahirlah banyak anak di luar nikah. Sebelum akhirnya disahkan dalam lembaga pernikahan seperti yang dilakukan Mas Messi dari Argentina itu.

2 comments:

  1. Jangan jangan bung Hurek sudah punya anak banyak yg tidak diketahui banyak orang wkwkwkwk

    ReplyDelete
  2. Lain ladang lain belalang, sulit kalau dibenturin sama norma masyarakat di sini dan di sana.
    Di sana pun, pasti menganjurkan ada baiknya menikah dahulu baru berkeluarga.

    Tapi sudahlah, lakukan yang baik menurut norma dan adat yang dijalankan masyarakat saja, toh tidak ada ruginya.

    Hanya #kepoers yang ambil pusing urusan orang hahaha, semoga kita bukan bagian dari #kepoers

    ReplyDelete