21 March 2017

Zona Waktu Timor Leste yang Unik

Fretilin kembali pimpin Timor Leste. Begitu salah satu berita di koran Surabaya pagi ini. Laporan bung Justin dari Dilli menyebutkan Fretilin yang dulu musuh nomor 1 Indonesia (saat Timor Timor provinsi ke-27) itu masih populer di mata rakyat sana.

Xanana yang pentolan CNRT (juga musuh besar Indonesia zaman Pak Harto) mendukung Lu Olo dari Fretilin. Presiden Timor Leste ini nama aslinya Francisco Guterres. Nama-nama orang Timor Leste memang mirip orang Portugis, negara bekas penjajahnya.

Kok bisa negara jajahan meniru penjajah? Itulah hebatnya Portugal. Beda dengan Belanda yang menganggap bumiputra sebagai inlander kelas kelas kambing. Inlander dan anjing dilarang masuk, begitu tulisan di gedung Balai Pemuda Surabaya. Cuk... asu Londo!

Yang menarik dari berita pilpres di Timor Leste bagi saya bukan Fretilin, Guterres atau Xanana. Tapi zona waktu yang ditulis di berita itu. ''Hingga pukul 21.00 waktu Timor Leste atau pukul 19.00.....''

Haiya, kita orang baru tahu kalau Timor Leste pakai zona waktu yang berbeda dengan NTT kampung halaman saya. Padahal Timor Leste itu satu pulau dengan Kupang ibukota NTT yang pakai waktu Indonesia tengah. Timor Leste pun tidak pakai waktu Indonesia Barat. Timor Leste memundurkan waktunya satu jam lebih cepat dari WIB alias GMT+6.

Bagi saya, yang sudah lama banget mengkritik zona waktu Indonesia, pilihan pemerintah Timor Leste menggunakan GMT+6 sangat sangat cerdas dan cermat. Itu berarti pemerintahnya sudah membandingkan Malaysia, Singapura atau Brunei yang punya kebijakan cerdas soal zona waktu.

Zona waktu Timor Leste yang diajukan dua jam dari NTT (Indonesia) punya banyak kelebihan. Ketika Kabupaten Belu NTT, tetangga terdekat, pukul 07.00, Timor Leste sudah jam delapan. Ketika anak-anak Timor Leste sudah berada di sekolah jam tujuh pagi, di NTT masih jam enam.

Apakah wilayah NTT masih gelap dan Timor Leste sudah hangat mentari? Tidak. Sama saja. Tapi dengan GMT plus 6 maka orang Timor Leste yang bekerja jam tujuh dijamin lebih sejuk. Asal tahu saja, jam 7 pagi di Surabaya rasanya sudah panas. Jam 5 pun sudah sangat terang.

Kalau diperpanjang, implikasi zona waktu Timor Leste ini lebih panjang lagi. Matahari tenggelam alias magrib di Surabaya yang rata-rata pukul 5.30 hingga dekat 6pm, di Timor Leste justru baru jam delapanan. Kantor-kantor dan perusahaan bisa hemat listrik buanyaaak sekali karena karyawan sudah pulang ketika masih sangat terang.

Salam untuk rakyat Timor Leste!

2 comments:

  1. Di RRT yg luas hanya ada satu zona waktu. Begitu pula di India. Hanya di USA yang reseh, ada 4: Barat, Tengah (Central), Gunung (Mountain), dan Timur (East). Belum lagi di Kanada, tambah lagi 2 (krn wilayahmya lebih luas lagi ke arah timur): Atlantik, dan Newfoundland (khusus untuk pulau Newfoundland).

    ReplyDelete
  2. Timor Timur itu GMT+9. GMT+6 itu di tempat seperti Bangladesh.
    Di Timtim, matahari terbit dan tenggelam sekitar jam 630 waktu sana. http://www.google.co.id/search?q=sunset+in+dili
    Kalau mau ngikut waktu Kupang, maka matahari terbit dan tenggelam di Dili sekitar jam 530.

    ReplyDelete