22 March 2017

Timnas U22 Masih Memble

Tim nasional Indonesia bermain bagus kayak Spanyol? Tiki taka, umpan2 pendek cepat dan akurat, banyak menguasai bola... umpan terobosan.. dan gol? Itulah impian banyak orang Indonesia ketika Luis Milla dikontrak sebagai pelatih timnas. Maklum, Luis Milla berasal dari Spanyol dan punya prestasi hebat di negaranya.

Sayang, di laga melawan Myanmar kemarin Indonesia kalah 1-3. Kalah fisik, teknik, dan segalanya. Padahal pemain2 Myanmar juga doyan makan nasi. Hehe... opo hubungane? Gak ono.

Gak popo. Ini cuma uji coba. Bukan pertandingan resmi. Kalah berapa pun gak masalah, kata saya menghibur anak-anak muda di warkop Gedangan Sidoarjo. Kita lihat saja perkembangan anak-anak muda U22 ini. Sebab mereka disiapkan untuk SEA Games. Masih ada waktu.

Tapi ya begitulah... kesan pertama Luis Milla kok tidak meyakinkan! Lupakan tika taka, penguasaan bola, mendikte lawan dsb. Yang saya lihat di babak pertama (babak kedua tidak lihat karena kecewa) adalah team work yang buruk. Kerja sama belum jalan. Pemain-pemain kurang visi bermain.

Ketika ada pemain di kiri yang bebas, si pemain tengah malah ngotot bawa bola sendiri. Sudah pasti dicegat oleh dua bek. Ketika wilayah kiri pertahanan lawan kosong, bola malah diumpan ke tengah. Kacau!

Saya bukan pengamat sepak bola. Cuma penggemar sepak bola yang biasa menonton latihan dan pertandingan bola kelas usia 12 tahun di Stadion Jenggolo Sidoarjo hingga tim nasional di Gelora Delta Sidoarjo juga. Belum lagi siaran langsung di televisi. Meskipun sudah sangat berkurang sejak Pep Guardiola tidak lagi melatih Barcelona.

Maka, kita beri kesempatan kepada Luis Milla untuk kerja kerja kerja untuk membenahi sepak bola Indonesia. Jelas butuh waktu sangat lama. Spanyol bisa begitu hebat karena punya pembinaan sepak bola yang luar biasa sejak usia SD hingga senior. Tidak ada jalan pintas untuk meraih prestasi.

''Jangankan Luis Milla, pelatih sekaliber Jose Mourinho pun tidak akan bisa membuat timnas kita bagus dan menangan,'' kata temanku wartawan senior yang juga kecewa berat menyaksikan laga Indonesia vs Myanmar.

No comments:

Post a Comment