20 March 2016

Amdo Brada main-main dengan bambu

Melihat begitu banyak bambu yang tidak terpakai, Amdo Brada pun
tertarik untuk membuat karya seni. Perupa senior itu saat ini tengah menyiapkan seni instalasi dari ribuan potong bambu. Seniman 56 tahun yang dijuluki kepala suku Pasar Seni itu mengaku mulai tertarik mencoba membuat seni instalasi daur ulang.

"Jujur aja, sekarang ini lukisan-lukisan sudah terlalu banyak. Over product. Makanya, saya mencoba mencari alternatif baru dengan memanfaatkan bambu. Barangkali saya bisa enjoy," ujar Amdo Brada di studionya di kawasan Pondok Mutiara, Sidoarjo, kemarin.

Tidak sulit mencari bambu-bambu kering di Sidoarjo. Harganya pun relatif murah. Bambu-bambu ini dipotong masing-masing satu ruas, ada juga yang dua ruas, untuk dibentuk menjadi instalasi tertentu. "Hasilnya seperti apa, saya juga belum tahu. Proses kerja saya itu mengalir begitu saja sambil ngopi-ngopi dan menikmati musik
keroncong," ujarnya seraya tersenyum.

Pelukis yang juga tengah memamerkan karya-karyanya di BG Junction Mall Surabaya itu memang penggemar berat lagu-lagu keroncong. Setiap kali melukis atau membuat karya seni tiga dimensi (trimatra), lagu-lagu keroncong lawas selalu mengalun di ruang kerjanya. Begitu pula saat membuat seni instalasi bambu ini. Hanya saja, kalau biasanya lukisan-lukisannya yang bernuansa etnik cepat selesai, Amdo tidak bisa memperkirakan kapan karya terbarunya ini rampung.

"Seni instalasi itu menyedot energi. Beda dengan melukis di atas kanvas," ujarnya.

Meski tergolong serius, Amdo Brada menganggap karya instalasi yang tengah digarapnya ini ibarat orang yang sedang asyik bermain-main. Santai tapi serius. "Saya itu sebetulnya lagi main-main daur ulang. Nek jenuh ngelukis yo gawe green art. Pokoke keroncongan terus," ujar pria yang perancang sejumlah taman di Sidoarjo itu.

Bagi Amdo, seorang seniman tidak boleh berhenti berkarya "selama hayat masih dikandung badan". Sebab, bahan-bahan dan ide untuk membuat karya seni sebetulnya sangat berlimpah di negeri ini.

"Makanya, kita harus berbuat. Sakjane aku ini wis loyo, tapi yo masih bisa kerja," katanya santai.

No comments:

Post a Comment