30 August 2015

Chelsea makin jelek aja

Apa boleh buat, malam Minggu ini kita hanya bisa menonton siaran langsung Liga Inggris. Tak ada lagi Liga Spanyol di RCTI. Liga Italia dan Liga Jerman pun tak lagi disiarkan televisi biasa. Kalau mau nonton ya harus berlangganan.

Maka, saya pun terpaksa menonton Chelsea vs Crystal Palace. Mulai menit 1 hingga 90 + 5. Dari sinilah saya makin tahu kelemahan Chelsea yang dilatih Mourinho itu. Begitu banyak kelemahan elementer yang anehnya dilakukan sang juara Liga Inggris musim lalu itu.

Pemain-pemain Crystal rupanya sejak awal sudah hafal kelemahan-kelemahan dan kecerobohan pemain-pemain Chelsea. Syukurlah, Chelsea dipermalukan di kandang sendiri dengan 1-2. Sebetulnya skor bisa 1-4 atau 1-5 kalau kipernya bukan Courtouis.

Tapi kekalahan kedua, dari 3 pertandingan, sudah cukup untuk menyadarkan kita bahwa Chelsea bukan lagi favorit juara. Bisa masuk 4 besar saja sudah bagus. Dan, kayaknya Mourinho akan dipecat jika kalah lagi dua kali berturut-turut.

Sudah lama saya tidak memelototi pertandingan-pertandingan Liga Inggris secara penuh. Biasanya hanya beberapa big match saja. Itu pun tidak sampai 90 menit. Beda dengan laga Barcelona atau Real Madrid yang biasa saya nikmati sampai tuntas. Nah, pertandingan Chelsea vs Crystal beberapa menit lalu makin menyadarkan saya bahwa kualitas Liga Inggris masih kalah sama Spanyol, Jerman, atau Italia.

Betapa tidak. Chelsea, juara bertahan, bisa membeli pemain-pemain terbaik di dunia, berapa pun harganya, ternyata sangat keropos. Lini tengahnya mati. Operan-operannya sering meleset. Sangat sulit menguasai bola dalam waktu lama. Diego Costa terlalu mudah jatuh. Bukannya mencari ruang kosong, Costa suka menabrak pemain lawan... dan jatuh sendiri.

Eden Hazard pun tak mampu menghidupkan permainan Chelsea. Maka, syukurlah, Chelsea keok di kandang sendiri. Dikalahkan Crystal Palace yang nota bene bukan tim papan atas. Kalau kalah dari MU, City, Arsenal, atau Liverpool, apalagi Barca dan Madrid, masih bisa diterima. Tapi kalah sama Crystal Palace? Yang pemain-pemainnya tidak terkenal?

Kompetisi masih sangat panjang. Baru 4 pertandingan. Tapi, bagi saya, penampilan Chelsea yang di bawah standar bisa menjadi gambaran tim-tim Premier League di Liga Champion nanti. Chelsea bisa dipastikan akan sulit bersaing dengan klub-klub elite macam PSG, Juventus, Bayern Munchen, Valencia. Apalagi Real Madrid dan Barcelona.

Jose Mourinho biasanya selalu punya kambing hitam ketika timnya kalah. Biasanya Mou juga punya resep yang jitu untuk membenahi timnya agar bisa bangkit lagi. Tapi, melihat 4 pertandingan Chelsea, rasanya kok sangat berat mengembalikan Chelsea sebagai the winning team kayak musim lalu.

No comments:

Post a Comment