02 July 2015

Oriental Circus di Sidoarjo



Dua minggu sudah Oriental Circus Indonesia menghibur warga Sidoarjo. Suasana bulan Ramadan ini ternyata tak mengurangi antusiasme warga untuk menikmati aneka hiburan dari kelompok sirkus legendaris tanah air yang didirikan pada 1967 itu.

"Nggak nyangka kalau setiap pertunjukan kami di Sidoarjo diminati masyarakat, khususnya pada akhir pekan. Hari-hari biasa juga ramai, tapi tidak sampai sold out tiketnya," ujar Iwel Setiawan dari bagian marketing.

Sebelumnya, Oriental Circus menggelar dua kali pertunjukan di Surabaya selama 2 bulan lebih, dari 22 Mei sampai 14 Juni 2015. Banyak pula warga Sidoarjo yang mengajak anak-anak mereka untuk menyaksikan aksi-aksi akrobatik dan animal show ala Oriental Circus bersama Taman Safari Indonesia (TSI).

Setelah pertunjukan digeser ke Lapangan Gading Fajar, samping SMAN 2 Sidoarjo, warga Sidoarjo yang sudah pernah menonton di Surabaya pun datang menonton lagi. Sebaliknya, warga Surabaya yang belum nonton di kotanya rame-rame menonton di Sidoarjo.

"Semula kami tidak punya agenda main di sini. Tapi, melihat antusiasme warga Sidoarjo, kami memutuskan show di Sidoarjo meskipun bulan puasa. Jadwal shownya ya setelah salat tarawih agar tidak menggganggu ibadah puasa," kata Iwel.

Khusus Sabtu dan Minggu, selain pukul 20.30, ada extra show pada pukul 15.30. Harga tiket pertunjukan Oriental Circus di kawasan Perumahan Gading Fajar 2 ini juga lebih murah ketimbang di Surabaya. Kelas ekonomi Rp 40 ribu, kelas I Rp 60 ribu, kelas utama Rp 75 ribu, VIP Rp 100 ribu, dan VVIP Rp 125 ribu.


Show diadakan setiap hari di Sidoarjo hingga 5 Juli 2015. Setelah itu bergeser ke Lapangan Rampal, Kota Malang.

Iwel menjelaskan, jadwal show Oriental Circus dari kota ke kota di seluruh Indonesia sangat padat. Sehingga perlu waktu ber tahun-tahun bagi sirkus milik Pusat Koperasi TNI Angkatan Udara ini datang lagi ke kota yang sama. Di Sidoarjo, sebelumnya Oriental Circus menggelar pertunjukan pada Juli 2011 di tempat yang sama. Pada 2006 Oriental Circus mengadakan pertunjukan di Stadion Jenggolo.

"Sayang kalau kesempatan emas ini dilewatkan begitu saja. Mungkin Oriental Circus baru kembali ke Jatim lima tahun lagi," kata mas Iwel.

Seperti biasa, para pemain Orientas Circus menampilkan aneka permainan yang lucu hingga mendebarkan. Ada antraksi lawak dari badut, burung kakaktua yang pandai berhitung, aksi harimau melompati cincin api, hingga kepiawaian empat ekor gajah Taman Safari yang pintar joget.

Jeffry, salah seorang penonton, diajak memerankan anak gajah yang didekap induknya. Pemuda asal Sidoarjo ini diminta telungkup di panggung. Begitu didekati gajah betina bernama Siti Nurbaya, Jeffry berteriak keras-keras dan lari tunggang langgang ke arah penonton.

"Aku gak mau mati! Aku belum nikah!" teriak Jeffry membuat penonton tertawa ngakak.

Sebagai sajian penutup dari show selama 90 menit ini adalah akrobatik udara alias flying trapeze yang menegangkan itu. Para pemain sirkus berayun-ayun di udara, jumpalitan macam keras tanpa terjatuh. Bahkan, seorang badut ikut berayun-ayun di ketinggian sekitar 20 meter sambil bercanda.

2 comments:

  1. Pemain akrobatiknya keren - keren . apalagi kak Andreas . keren banget
    yang lainnya juga tak kalah keren .
    jangan kapok ya ngadain oriental circus di sidoarjo
    klau bisa sih diadaain 3 bulan penuh . hehehehehe
    good luck untuk semuanya
    salam ke kak Andreas ya ...

    ReplyDelete
  2. Show di Sidoarjo itu sebenarnya proyek rugi karena bersamaan dengan bulan suci Ramadan. Empat tahun lalu juga begitu. OCI terpaksa hanya main satu kali jam 20.30. Meskipun sedang liburan, anak2 tentu kurang cocok menonton sirkus sampai jam 22.00. Ini yg membuat penonton di Sidoarjo tidak pernah penuh, kecuali sabtu dan minggu.

    Show di Sidoarjo itu cuma pemanasan sebelum big show sebenarnya di Lapangan Rampal Malang 9 Juli sampai 9 Agustus. Pertunjukan saat libur Lebaran ini yg ditunggu2 OCI. Show bisa 4 kali sehari.

    Tapi lumayan dan syukurlah OCI selalu mampir di Sidoarjo meskipun waktunya kurang tepat.

    ReplyDelete