27 June 2015

Argentina vs Kolombia menjemukan

Orang USA tidak suka sepak bola karena golnya sedikit. Beda dengan basket atau american footbal yang golnya buanyaak. Maka, kalau ingin disukai orang USA, bikinlah aturan main baru agar balbalan bisa menghasilkan banyak gol.

Ada benarnya juga pendapat orang Amerika. Saya pun jengah ketika menonton sepak bola, 90 menit, plus tambahan waktu, tanpa gol. Kok gak gol-gol sih? Kapan golnya? Masa Messi gak bisa bikin gol? Tapi, apa boleh buat, orang yang sudah kecanduan bola sulit meninggalkan televisi meski peluang gol hanpir tidak ada. Mirip pecandu rokok yang sulit meninggalkan rokoknya.

Begitulah. Laga semifinal Copa America beberapa menit lalu, Argentina vs Kolombia, bagi saya, sangat menjemukan. Main selama 90 menit tanpa gol. Skor 0-0 ini sejak dulu paling saya benci. Saya suka skor 3-3 atau 4-4 atau 5-4 dst.

Benar-benar tidak asyik menonton pemain kelas dunia macam Messi, di Maria, Teves, cuma bisa berputar-putar, protes wasit, jegal lawan... tapi tidak bisa menghasilkan gol. Gak mutu!

Saya dari dulu suka balbalan yang sudah ada gol sebelum menit ke-20. Pertandingan pasti menarik. Sebab tim yang ketinggalan dipaksa menyerang agar bisa membalas. Mainnya jadi terbuka. Ini membuat tim yang menang bisa menambah gol lagi karena beknya ikut naik. Atau, skor jadi 1-1. Seru!

Syukurlah, Amerika Latin menggunakan sistem pertandingan 90 menit tanpa extra time 2 x 15 menit. Mestinya sistem ini diadopsi FIFA jadi standar internasional. Buat apa dikasih perpanjangan waktu 30 menit? Bukankah 90 menit itu sangat lama? Salah sendiri tidak bisa bikin gol pada masa 2 x 45 menit. Langsung saja adu penalti untuk menentukan pemenang.

Yang menarik dalam pertandingan Argentina vs Kolombia ini adalah adu penaltinya. Argetina akhirnya lolos ke semifinal. Sebetulnya saya sih ingin Argentina yang kalah sebagai hukuman atas kegagalan Messi dkk tidak membuat gol dalam 90 menit.

Kolombia gak usah menangis. Salahmu sendiri tidak mampu mencetak gol. Lalu, kapan ya ada pertandingan sepak bola yang sama-sama menyerang, banyak gol, cepat, semangat, pantang menyerah.. seperti Jerman vs Belanda di Piala Eropa dulu ya? Sampai sekarang, menurut saya, kayaknya belum ada pertandingan bola semenarik era Van Basten, Gullit, Rijkaard, Lothar Mathaeus, Klinsman dkk.

Salam balbalan!


Sent from my BlackBerry

No comments:

Post a Comment