29 May 2015

Oriental Circus gak ada matinya

Dari dulu yang namanya pertunjukan sirkus ya begitu-begitu saja. Begitu juga atraksi binatang yang dilatih sedemikian rupa agar patuh pada perintah sang pawang. Tapi tetap saja circus show ini disukai orang dari zaman mbah buyut sampai era media sosial.

Sejak 22 Mei 2015 Oriental Circus Indonesia bikin pertunjukan di lapangan Pakuwon City, Kenjeran Surabaya. Pertunjukan kelompok sirkus legendaris ini berlangsung sampai 14 Juni 2015. Senin sampai Jumat dua kali show. Sabtu tiga kali dan Minggu empat kali.

"Pertunjukan kami selalu ramai penonton. Bahkan banyak penonton yang nonton berkali-kali," kata David Wijaya, manajer operasi Oriental Circus Indonesia. Tiket paling murah kelas ekonomi Rp 50 ribu, paling mahal Rp 200 ribu.

Kali ini Oriental Circus mendatangkan dua artis akrobatik dari Ukraina untuk menghibur penggemar sirkus di Surabaya. Pria dan wanita jangkung ini mampu memainkan aksi-aksi akrobatik yang mencengangkan. "Dari dulu kami biasa mendatangkan artis asing untuk kolaborasi dengan pemain OCI," kata David.

Oriental Circus Indonesia yang berdiri sejak 1967 hingga kini merupakan grup sirkus paling kondang di Indonesia. Didukung Taman Safari Indonesia, sirkus ini sering keliling Indonesia untuk menghibur warga hingga kota-kota kecil. Tak hanya pemain-pemainnya yang terus beregenerasi, penonton pun sudah masuk generasi keempat.

Papa mama yang dulu waktu kecil senang nonton sirkus mengajak anak-anaknya untuk nonton Oriental Circus juga. "Pertunjukannya sih hampir gak ada bedanya dengan waktu saya masih SD tahun 1980an dulu. Kemasannya aja yang lebih mewah dan modern," kata Santi, warga Sidoarjo, yang mengajak dua anaknya nonton sirkus.

Setelah show di Surabaya selama dua bulan, menurut David Wijaya, Oriental Circus sudah punya jadwal pertunjukan di kota-kota lain. Yang pasti, sirkus gak ada matinye!

No comments:

Post a Comment