15 March 2015

Tiket Indonesia vs Kamerun di Kemahalan

Laga persahabatan tim nasional Indonesia vs Kamerun digelar di Stadion Gelora Delta Sidoarjo pada 25 Maret 2015. Mahalnya tiket yang dipatok badan tim nasional (BTN) membuat para penggemar sepak bola di Sidoarjo, Surabaya, dan sekitarnya menjerit.

"Kalau tiket termurahnya saja Rp 100 ribu, ya, sulit mendatangkan penonton di Sidoarjo. Suporter sepak bola di Sidoarjo itu bukan kalangan yang berduit. Wong banyak yang belum punya pekerjaan," kata Teguh, pendukung Deltras di Sidoarjo.

Seperti dirilis PSSI, tiket termurah Rp 100 ribu itu untuk penonton di tribun utara dan selatan yang membelakangi penjaga gawang. Tribun barat Rp 300 ribu. Tribun timur Rp 150 ribu. Adapun harga tanda masuk VIP Rp 500 ribu.

Menurut Teguh, para suporter bola di Sidoarjo dan kota-kota lain di Indonesia umumnya hanya mampu membeli tiket paling mahal Rp 50 ribu. Di Sidoarjo sekitar Rp 30 ribu. Itu pun sering kali para suporter masih meminta diskon lewat pengurus paguyuban suporter masing-masing. 

"Timnas Kamerun memang kualitasnya di atas rata-rata. Tapi Kamerun bukan Barcelona atau Real Madrid yang dihuni pemain-pemain bintang. Makanya, tiketnya tidak boleh terlalu mahal," katanya.

Wahyu Setiawan juga menilai tiket laga persahabatan timnas di Gelora Delta ini juga tidak realistis. PSSI dianggap kurang mempertimbangkan kemampuan para penonton sepak bola yang rata-rata kalangan menengah ke bawah. "HTM di tribun barat Rp 300 ribu itu jelas kemahalan. Begitu juga di tribun timur Rp 150 ribu pun nggak bisa dibilang murah untuk pertandingan uji coba," kata pria asal Buduran ini.

Jika harga tanda masuk tidak diturunkan, Wahyu yakin para penggemar sepak bola lebih memilih menonton siaran langsung di televisi ketimbang ramai-ramai datang ke stadion. Toh, biasanya semua pertandingan timnas disiarkan di televisi. "Di satu sisi kita senang karena timnas main di Sidoarjo, tapi di sisi lain kita juga susah karena tiketnya terlalu mahal," katanya.

Senada dengan suporter lain, Saiful Baqirok dari Deltamania juga memprotes keras kebijakan PSSI yang menjual tiket pertandingan uji coba timnas dengan harga selangit. Dia tidak yakin penggemar bola di Sidoarjo datang ke stadion. "Ini kan cuma uji coba aja. Jadi, tiket kelas ekonomi pantasnya Rp 30 ribu dan VIP Rp 150 ribu," paparnya.

Sebagai pentolan Deltamania yang selalu mengikuti perilaku penonton di Sidoarjo selama belasan tahun, Saiful mengaku sangat memahamai daya beli penonton sepak bola. Ketika tiket atau HTM dijual mahal, otomatis stadion jadi sepi. "Masak pertandingan uji coba lawan Kamerun dijual semahal itu," katanya. (*)

No comments:

Post a Comment