27 November 2014

Yasluck Hasan Ketua Dewan Kesenian Sidoarjo Berpulang

Setelah lengser sebagai anggota DPRD Sidoarjo, Yasluck Hasan seperti menghilang dari dunia politik dan kesenian. Tapi sebetulnya ketua Dewan Kesenian Sidoarjo tetap aktif bersilaturahim dengan para seniman di Kabupaten Sidoarjo. Sekadar ngobrol santai, diskusi, atau membahas berbagai perkembangan sosial, politik, dan seni budaya di Kota Delta.

Mas Yasluck ini lincah, ceria, hingga tak banyak yang tahu kalau dia sebetulnya punya penyakit dalam: komplikasi liver dan ginjal. Karena itu, saya terkejut mendapat informasi bahwa Yasluck Hasan, yang juga politisi PAN, berpulang ke pangkuan Sang Pencipta.

Selamat jalan Mas Yasluck! Semoga amal ibadah sampeyan diterima Allah SWT!

Berbeda dengan sebagian besar seniman yang pergaulannya terbatas di lingkungan seni budaya, Mas Yasluck Hasan bisa masuk ke kalangan mana saja. Bisa berkomunikasi dengan enak dengan petani, nelayan, buruh, politisi, birokrat, hingga bupati dan wakil bupati. Kemampuan inilah yang membuat dia terpilih sebagai anggota DPRD Sidoarjo 2009-2014.

Posisi di parlemen ini membuat Yasluck sangat diharapkan para seniman, khususnya pengurus dewan kesenian, untuk mengegolkan rencana lama: mewujudkan sebuah gedung kesenian yang representatif di Sidoarjo. Aneh, kota tetangga Sidoarjo yang berambisi jadi kota festival tak punya gedung kesenian! Yasluck secara konsisten ikut memperjuangkan pembangunan gedung itu.

Tidak mudah. Dia dijegal banyak anggota dewan lain yang menganggap gedung kesenian bukan kebutuhan rakyat yang mendesak di Sidoarjo. Rencana lama yang dijadikan Bupati Saiful Ilah sebagai salah satu programnya ini sempat terkatung-katung. Alhamdulillah, tahun ini, gedung kesenian itu sedang dibangun. Tahun 2015 diharapkan sudah selesai. Lokasinya di lingkar timur, dekat ruang terbuka hijau atau Taman Tandjoeng Puri.

Yasluck Hasan pun lega karena tak lagi ditagih gedung kesenian oleh para seniman Sidoarjo. Dia pun lengser, kembali ke masyarakat, komunitas seniman, dengan kepala tegak. Tapi Tuhan punya rencana lain. Di saat gedung kesenian sedang dibangun, diharapkan jadi salah satu gedung kesenian terbaik di Jawa Timur, Yasluck Hasan tutup usia.

Kita kehilangan seorang penggiat kesenian cum politisi yang tak hanya bicara, tapi tahu strategi untuk mewujudkan cita-cita para seniman di Kabupaten Sidoarjo. Kelak, ketika gedung kesenian itu berdiri megah dan digunakan untuk pertunjukan kesenian dan aktivitas berbagai komunitas di Sidoarjo, kita akan selalu mengenang almarhum Yasluck Hasan.

Inna Lillahi wa inna ilaihi raji'un!

No comments:

Post a Comment