02 November 2014

Paroki Juanda dari SVD ke Praja

Romo Cuncun, Romo Sony, Romo Didik, dan Romo Damar saat misa sertijab Pastor Paroki Santo Paulus, Juanda, Sidoarjo.


Cukup lama saya tidak misa di Juanda, Paroki Santo Paulus, sehingga tidak tahu ada perubahan kepemimpinan. Ternyata kepala paroki, Romo Petrus Sony Keraf SVD, sudah digantikan oleh Romo Cuncun, sapaan akrab RD Tri Kuncoro Yekti.

Romo Sony yang asli Lembata, NTT, itu memang sudah lama bertugas di Paroki Santo Paulus, Juanda, Sidoarjo, sejak gereja di pinggir jalan raya Juanda ini resmi menjadi paroki mandiri pada 2005 (kalau gak salah). Dulu saya rajin misa di sini karena memang masuk paroki ini. Sebelumnya ikut Paroki Sakramen Mahakudus, Pagesangan, Surabaya.

Paroki Juanda ini memang tergolong paroki pendatang baru. Ia mengakomodasi sebagian umat Katolik yang dulunya ikut Paroki Pagesangan (Surabaya), Paroki Sidoarjo (Maria Annuntiata), Paroki Salib Suci (Tropodo, Waru), dan Paroki Gembala Yang Baik (Surabaya). Paroki induknya adalah Paroki Salib Suci, Wisma Tropodo, Sidoarjo.

Seperti di Pagesangan, gereja ini merupakan monumen bersejarah, warisan misionaris SVD, yang sejak dulu dikenal sebagai tukang babat alas paroki. Kalau Gereja Pagesangan, samping Masjid Al-Akbar Surabaya, dibangun Romo Johannes Heijne SVD, Gereja Santo Paulus Juanda didirikan Romo Heribert Ballhorn SVD asal Jerman yang bertugas di Paroki Salib Suci. Model arsitekturnya unik, mengadopsi gaya bangunan Majapahit tempo doeloe.

Karena dirintis misionaris SVD, ketika resmi menjadi paroki pun imam-imam SVD alias kongregasi sabda Allah (Societas Verbi Divini) yang mengelola paroki. Maka, Romo Sony Keraf SVD dipercaya sebagai pastor paroki sejak masih bakal paroki, kemudian jadi paroki, hingga 2014. Eh, saya baru tahu kalau Romo Sony Keraf SVD diganti Romo Cuncun, imam diosesan yang baru pulang tugas belajar di Eropa.

Mutasi pastor paroki di Keuskupan Surabaya memang sangat biasa dan periodik. Kalau tidak salah, setiap tiga tahun pastor paroki di-rolling agar tidak terlalu lama hanya di paroki tertentu. Tapi, khususnya paroki-paroki yang imamnya bukan diosesan (RD), seperti Paroki Santo Paulus Juanda ini, pergantian Romo Sony Keraf SVD ke RD Cuncun, yang dulu bertugas di Paroki Hati Kudus Yesus, Katedral, Surabaya, jelas istimewa dan khusus.

Peristiwa ini bisa dikatakan sebagai penyerahan penggembalaan Paroki Juanda dari SVD ke imam praja Keuskupan Surabaya. Mirip dengan Paroki Pagesangan yang awalnya SVD, romo parokinya juga Romo Sony Keraf SVD, kemudian diserahkan ke imam praja/diosesan. Ini juga sekaligus menepis prediksi umat di Juanda bahwa Romo Sony Keraf SVD bakal diganti romo lain yang sama-sama SVD.

Romo Cuncun, pastor paroki baru, yang dulu saya kenal sebagai moderator kaum muda, mudah-mudahan bisa membawa Paroki Juanda lebih dinamis dan mampu membaca tantangan zaman. Juga terima kasih kepada Romo Sony Keraf SVD yang telah berjasa dalam merintis dua paroki besar di Keuskupan Surabaya: Paroki Juanda dan Paroki Pagesangan. Semoga romo yang suka menyanyi ini selalu diberkati Tuhan dan sukses di kebun anggur yang baru.

4 comments:

  1. Salam hangat dan salam sukses selalu buat Romo Sony

    ReplyDelete
  2. Romo Cuncun yg baru pulang dari Roma itu, ya, Bang?
    Terus, Romo Yosef Bukubala apa pindah juga?
    Thx
    -Dos JP-

    ReplyDelete
  3. Betul mas Dos JP, Romo Cuncun yg baru pulang dari Italia. Romo Yosef Bukubala Kewuta SVD masih tetap dipertahankan jadi romo rekan di Paroki Juanda. Kombinasi romo praja dan SVD. Romo Sonny Keraf SVD kembali ke kongregasinya sembari menunggu penugasan baru. Sekalian membantu salah satu komisi di keuskupan. Matur nuun sudah mampir.

    ReplyDelete
  4. di paroki st paulus juanda juga ada rm sumantri pr. total ada 3 romo yg bertugas di sana: rm cuncun, rm yosef, dan rm sumantri. thanks.

    ReplyDelete