02 July 2014

Lagu kebangsaan di Piala Dunia 2014

Sangat menarik melihat seremoni menjelang kickoff di Piala Dunia. Wajib diperdengarkan lagu kebangsaan atau national anthem dari kedua negara. Plus bendera masing-masing negara.

Amerika (USA) yang kita anggap liberal, seenaknya, itu ternyata bernyanyi layaknya pujian di gereja. Pemain-pemain serong menghadap benderanya yang khas itu dan saling berpegangan. Lagu kebangsaan USA betul-betul diresapi ala kebaktian saja. Ada patriotisme, cinta pada negara, yang besar dari pemain-pemain yang latar belakang keluarganya tidak semua pribumi USA.

Yang paling antusias pasti Brasil. Mereka nyanyi dengan semangat tinggi bersama ribuan penonton. Lagu dengan tempo cepat, bergelora, cocok dengan karakter orang Brasil. Anak-anak yang mendampingi pemain-pemain timnas Brasil juga menyanyi dengan semangat dan keras.

Lagu kebangsaan Prancis awalnya mirip Dari Sabang sampai Merauke, irama mars. Pemain-pemain juga menyanyi, tidak seheboh pemain Brasil. Saya lihat Karim Benzema tidak menyanyi, cuma menunduk. Mungkin belum hafal syair!

Melodi lagu kebangsaan yang paling saya kuasai, selain Indonesia Raya, adalah national anthem Jerman. Soalnya, dari dulu dipinjam jadi melodi lagu kebanggaan Kota Larantuka di Flores Timur, NTT. Biasa dibawakan dengan semangat di gereja karena syairnya tentang perlindungan Bunda Maria terhadap Larantuka. Kota yang dijadikan pusat misi Katolik oleh Portugal pada abad ke-16.

Nah, pemain-pemain Jerman pun sejak dulu sangat bangga menyanyikan lagu kebangsaannya. Buka mulut lebar, hafal syair di luar kepala. Nasionalisme orang Jerman memang tidak diragukan.

Semalam saya lihat pemain-pemain Argentina lebih banyak yang diam saat musik lagu kebangsaannya diputar. Hanya tiga atau empat orang yang nyanyi. Itu pun tidak keras ala Buffon, kiper Italia. Oh ya, pemain-pemain Italia termasuk yang semangat menyanyikan national anthem.

Kalau saya simak, lagu kebangsaan Argentina ini terlalu dominan instrumental dan temponya sangat cepat. Sehingga memang sulit dinyanyikan masyarakat yang tidak pernah latihan.

Lagu kebangsaan yang memuja kepala negara (raja atau ratu) itu khas Belanda dan Inggris. Melodinya sederhana dan mudah dinyanyikan. Karena bukan mars yang cepat ala Amerika Latin atau Prancis, suasananya seperti himne kebaktian. Pemain-pemain Belanda dan Inggris selalu menyanyi. Cuma tidak diresapi kata per kata ala pemain USA.

Yang aneh itu pemain-pemain Spanyol. Dari dulu mereka (hampir) tidak pernah menyanyi. Cuma berdiri dan mendengar saja. Ini juga akibat dominasi pemain-pemain Barcelona di timnas Spanyol. Katanya, pemain-pemain Barca yang ketahuan menyanyikan lagu kebangsaan Spanyol bisa diancam oleh kaum ekstremis.

Maklum, Spanyol ini sebetulnya negara yang belum terintegrasi secara politik sepenuhnya. Barcelona alias Catalonia sejak dulu ingin merdeka dari Spanyol. Mereka bahkan punya timnas sendiri, lagu kebangsaan sendiri, bendera sendiri, layaknya negara merdeka.

2 comments:

  1. Bukan hanya Catalonia tetapi juga Basque yang separatis di Spanyol

    ReplyDelete
  2. om hurek, sebenarnya lagu kebangsaan Spanyol memang gak ada liriknya... jadi emang gak bisa dinyanyiin, cukup didengarkan saja...

    http://en.wikipedia.org/wiki/Marcha_Real

    ReplyDelete