23 June 2014

Piala Dunia 2014 Belum Menarik

Saat ini saya sedang menyaksikan pertandingan Belgia vs Rusia. Masih 0-0. Sepertinya kurang menarik. Baik Rusia maupun Belgia sama-sama mandul.

Lukaku baru ditarik keluar. Hazard juga melempem. Cuma kiper Curtouis yang bagus. Secara umum babak pertama tadi kurang greget.

Kemarin juga buruk. Argentina ternyata sangat sulit mengalahkan Iran. Untung Messi bikin gol pada tambahan waktu. Partai yang sangat menjemukan.

Spanyol sudah lebih dulu keok. Tidak ada bekas sama sekali kalau Spanyol yang bermaterikan pemain Barca, Realmadrid, dan Atletico ini juara bertahan. Benar-benar parah. Kita rugi melekan untuk nonton. Siapa suruh begadang?

Italia pun ternyata kalah sama Kosta Rika. Aneh tapi nyata! Dan sangat wajar Italia kalah karena bermain sangat buruk. Semoga tim yang angin-anginan ini tersisih.

Belanda menggebrak di awal tapi kesulitan di pertandingan kedua. Begitu juga Jerman dan Brasil.

Dari sekian partai yang sudah dimainkan, kayaknya belum ada pertandingan yang bermutu layaknya Piala Dunia. Masih lebih seru nonton Liga Inggris atau Liga Spanyol. Kalah menarik sama el Clasico antara Madrid dan Barcelona.

Rupanya balbalan Piala Dunia ini makin tahun justru makin merosot kualitasnya. Kalah jauh dengan eranya Zidane, trio Rivaldo-Ronaldo-Ronaldino, Romario, Voeller, Baggio, Bebeto, apalagi Diego Maradona.

Dulu kayaknya semua pertandingan Piala Dunia selalu seru dan menarik. Bola tidak lekas hilang. Kedua tim sama-sama menyerang, adu skill dan taktik. Sampai sekarang saya masih terkesan pertandingan Jerman vs Belanda di Piala Eropa eranya Van Basten.

Bagi saya, inilah pertandingan sepak bola antarnegara terbaik yang pernah saya saksikan dalam siaran langsung televisi. Padahal saat itu televisi di rumahnya Mbak Endang di Kota Malang itu masih hitam putih. Beberapa keluarga nonton bareng karena pada masa itu TV masih tergolong barang langka.

Pemain-pemain Belanda dan Jerman sama-sama cepat, antusias, ngeyel, jenius, pantang menyerah.

Anehnya, kini, di zaman yang makin canggih, televisi digital, banyak saluran, semua punya TV sendiri-sendiri, bahkan ponsel ada televisinya, kualitas sepak bola ala Belanda vs Jerman di Euro akhir 1980an itu tidak ada lagi.

Si Ronaldo dibahas panjang lebar di koran tapi di lapangan ya... gitu-gitu aja. Si Messi sering gak dapat bola. Si Rooney bingung karena posisinya tidak jelas. Neymar juga masih kalah ciamik sama seniornya Ronaldo atau Romario.

Ini sudah 83 menit Belgia vs Rusia masih 0-0. Berapa tidak menariknya! Tapi, anehnya, kita masih saja memaksa diri untuk nonton Piala Dunia 2014 tengah malam atau dinihari. Sudah rugi fisik, bisa sakit, eh, pertandingan-pertandingannya tidak menarik.

2 comments:

  1. Iya sich bro.. emang bener kualitas piala dunia kian tahun makin merosot. Pertandingan yg harusnya dibilang seru, malah berakhir dengan seri atau pun kalah oleh negara yg tidak dijagokan.
    Cuma yg buat suasana itu hidup,, karena nonton bareng piala dunia yg langka ini :)

    ReplyDelete