04 January 2014

Untung ada Trans Nusa di NTT

Pesawat Trans Nusa lagi mendarat di Bandara Wunopito, Lembata.


NTT itu provinsi kecil tapi pulaunya banyak. Ombaknya juga besar, khususnya di musim hujan seperti ini. Karena itu, transportasi udara menjadi andalan bagi mereka yang ingin cepat dan efisien.

Syukurlah, NTT punya 14 bandara mungil (kalau tak salah) untuk menjangkau 22 kabupaten. Syukurlah, ada maskapai yg buka penerbangan berjadwal ke lapangan2 terbang itu. Dulu hanya Merpati dengan jadwal yg tak jelas. Tiketnya pun mahal sekali.

Syukurlah, pascareformasi ada deregulasi yg membuat masuknya banyak pemain baru di udara. Ini membuat cukup banyak airline kecil yg beroperasi di langit NTT. Maka suasana ruang tunggu Bandara Eltari, Kupang, setiap hari seperti terminal bus di Jawa saja. Selain kemampuan membeli tiket makin baik, harga tiket pun kiang terjangkau.

Lembata, kabupaten asal saya, dilayani dua maskapai: Susi Air dan Trans Nusa. Susi hanya bisa muat 12 penumpang, sementara Trans Nusa 40an orang. Trans Nusa punya dua pramugari yg ramah.

Kita yg di Jawa sangat terbantu karena Trans Nusa punya branch di Surabaya dan Jakarta. Bisa beli tiket dan minta informasi di situ. Sementara si Susi harus kontak ke Kupang. Beli tiket pun harus pakai rekening BRI yg saya tak punya.

Yang mengejutkan saya, penerbangan Lembata-Kupang 3 Januari 2014 benar2 on time. Bahkan lebih maju dari jadwal seharusnya. Aneh, karena biasanya pesawat di Indonesia suka terlambat.

Katanya, konsumen pesawat di NTT dengan lama penerbangan rata2 sekitar 40 menit ini terus meningkat. Paling tidak stabil dalam beberapa tahun terakhir. Ini penting untuk memastikan kontinuitas penerbangan di NTT. Siapa yg mau terbang kalau rugi terus? Itulah yg terjadi dengan Merpati di masa lalu.

Pemkab2 juga harus bisa bekerja sama dengan pihak maskapai. Karena itu, tindakan Bupati Ngada Marianus menutup bandara karena tersinggung tak boleh terulang. Dan, jangan lupa, Trans Nusa pernah ngambek di Lembata gara2 pemkab tidak segera membersihkan lapangan terbang dari pohon kelapa.

Semoga tidak tersinggung lagi!

5 comments:

  1. 14 bandara? apa ini berarti NTT adalah provinsi yg mempunyai bandara terbanyak se Indonesia?

    Wuihhh .... seru juga kali yah terbang kesana, terbang kesini.. kalau diprovinsi lain umumnya jalur antara kabupaten lewat darat, di NTT kita bisa menikmati pemandangan dari sudut berbeda, udara.

    Kalau ingin coba dan merasakan sensasi naik gantole atau paralayang tapi takut, seperti saya, mungkin ini alternatif lainnya plus sekalian liburan....mahal2 kah tiketnya? Semoga tidak...amiinnnn !!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Memang ada 14 bandara atau lapangan terbang kecil di NTT, kecuali di Kupang yg agak besar. saya kurang tahu apakah NTT yang paling banyak bandaranya.

      Berikut daftar 14 bandara di Nusa Tenggara Timur:

      14 bandara di NTT:

      1. Eltari, Kupang, jadi HUB untuk semua penerbangan di NTT.
      2. Atambua
      3. Labuan Bajo
      4. Ruteng, Manggarai
      5. Bajawa, Ngada
      6. Ende
      7. Maumere, Sikka
      8. Larantuka, Flores Timur
      9. Lewoleba, Lembata
      10. Kalabahi, Alor

      11. Tambolaka, Waikabubak
      12. Waingapu, Sumba Timur

      13. Lekunik, Rote
      14. Tardamu, Sabu

      Delete
  2. sebetulnya bandara terbanyak itu di papua n papua barat alias irian jaya. tapi lapternya kecil2 utk pendaratan heli n pesawat baling2. itu pun tak terjadwal. di NTT 14 bandara itu lumayan runway-nya sekitar 1500 meter ke atas shg bisa didarati fokker.

    harga tiket relatif lah. mulai 500 sampe 1000 tergantung musim. silakan babs pesiar2 ke ntt, bisa ke komodo, maumere, ende dsb.

    ReplyDelete
  3. Kemarin saya lihat foto2 teman yg melakukan trip ke Flores, aduhhh bagus-bagus sekali..

    Banyak lapangan yg luas dilatari bukit2 hijau. Pemandangan dari atas bukitpun bikin merinding, laut dengan tanjungnya menjorok diantara bukit-bukit sementara langit berwarna biru cerah .. belum lagi desa diatas bukit dgn latar bukit lainnya, udaranya pasti segar sekali... dan matapun rasanya bebas memandang jauh berkilo2 meter, NTT benar-benar indah !!

    Terimakasih banyak bang Hurek atas infonya.

    ReplyDelete
  4. Bisa coba beli tiket di situsnya susiair.
    Tapi sayang tidak ada rute internasional dari Kupang. Paling nggak ke Dili atau Darwin.

    ReplyDelete