15 January 2014

Vietnam Tourism Cari Turis Jawa Timur



Sejumlah pengusaha perjalanan wisata di Surabaya dan Sidoarjo, Selasa (14/1/2014),  membahas kerja sama pariwisata dengan Vietnam. Pemerintah Vietnam sengaja mengutus tim khusus untuk mempromosikan potensi wisatanya ke Jawa Timur.

"Negara kami terbuka bagi siapa pun di dunia. Kami punya banyak destinasi wisata yang sangat menarik," ujar Nguyen Luong Hai, director of sales Vietnam Tourism, di Everbright Hotel Surabaya.

Didampingi rekannya, Tan My Hanh, Nguyen mengaku sudah sering menjumpai rombongan wisatawan asal Indonesia yang berkunjung ke negara Vietnam. Menurut dia, wisatawan asal Indonesia suka berbelanja (shopping) dan menikmati berbagai objek wisata yang ditawarkan.

"Saya mengundang warga Jawa Timur untuk mengunjungi Vietnam. Kalian bisa berbelanja apa saja karena barang-barang di tempat kami relatif murah, kecuali mobil. Harga mobil di Vietnam tiga kali lebih mahal daripada di Indonesia," ujar Nguyen lantas tertawa kecil.

Nguyen dan Tan kemudian secara bergantian mempresentasikan berbagai objek wisata utama di negara yang pernah bergejolak akibat perang saudara itu. Selain destinasi alam seperti pantai, laut, dan gunung, Vietnam ternyata memiliki bangunan-bangunan kolonial peninggalan Prancis yang masih dirawat dengan baik. Juga pagoda berusia ratusan tahun.

Soepomo, ketua Asosiasi Pengusaha Perjalanan Wisata Sidoarjo (APPWS), menyambut baik tawaran kerja sama dengan biro perjalanan wisata Vietnam. Dia juga memuji keseriusan Vietnam dalam menggarap sektor pariwisata.

"Ini membuktikan bahwa sektor pariwisata tidak bisa dipandang sebelah mata. Sekarang ini semua negara berlomba-lomba untuk mempromosikan tempat wisatanya," kata Soepomo.

Karena itu, dia meminta pemerintah daerah, baik Pemerintah Provinsi Jawa Timur maupun Pemerintah Kabupaten Sidoarjo untuk membenahi berbagai objek pariwisata di daerah. Infrastuktur dan berbagai fasilitas penunjang harus dilengkapi.

"Kalau tempat wisata kita tidak dibenahi, dibiarkan begitu saja, susah bagi pengusaha pariwisata untuk menjual. Padahal, kalau mau jujur, Sidoarjo ini punya banyak sekali tempat wisata yang bagus," ucapnya. (rek)

1 comment:

  1. Bulan Oktober sampai Desember setiap tahunnya, adalah bulan2 tersibuk bagi pengacara hukum mengurus kasus perceraian di Eropa. Sebabnya banyak pasangan tourist yang cekcok selama mereka berwisata dimusim panas.
    Jika direnungkan dengan akal yang sehat dan jernih, paling enak nongkrong dirumah sendiri daripada jadi tourist yang kluyuran ngalor-ngidul tanpa tujuan, seperti orang yang kurang waras. Orang Bali merasa geli melihat gaya dan tingkah laku
    para tourist , seperti orang NYEM.
    Tiongkok juga memiliki pulau wisata ala Bali, yaitu Hainan. Di Hainan para tourist dikibulin melalui karcis masuk yang sangat mahal untuk setiap atraksi. ( Atraksi ? Walahuallam ! ).
    Di Sanya-Hainan semuanya serba mahal, namun dasar yang dinamakan Tourist memang NYEM, walaupun tahu dirinya ditipu, tetapi kalau pulang kerumah , membual kepada teman- dan kerabatnya ; uaaaapik soro , ueeeenak soro, muuurah soro.
    Membanggakan dirinya mampu membayar, atau bermaksud menjerumuskan temannya agar berlibur ketempat itu, supaya bukan dirinya sendiri yang Nyem.

    ReplyDelete