22 January 2014

Maryono, Kades Yang Ikut Membesarkan Inul

Di antara 353 kepala desa dan lurah di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Maryono punya latar belakang yang unik. Dulunya Maryono dikenal sebagai pimpinan Orkes Melayu Mayora, salah satu orkes dangdut ternama di Kota Delta.

Sebelum orkes-orkes dangdut menjamur, menurut dia, dulu tak banyak OM yang eksis di Sidoarjo maupun Jatim. Selain OM Mayora, ada dua orkes melayu (OM) lama yakni OM Bujangga dan OM Rolista. "Sekarang di mana-mana ada orkes," kenang pria yang kini menjabat kepala desa Rangka Kidul, Kecamatan Sidoarjo Kota.

Maryono gandrung musik sejak masih remaja. Karena itu, dia sangat enjoy mengurus OM Mayora yang pernah sangat terkenal di Jatim. Orkes ini menjadi salah satu ajang pembibitan artis-artis dangdut ternama. Di antaranya Inul Daratista dan Uut Permatasari.

"Waktu Inul belum terkenal, dia ikut orkes saya. Anaknya memang punya gaya panggung yang atraktif sejak dulu. Termasuk goyang ngebornya," tutur Maryono.

Ketika Inul Daratista makin dikenal luas di kalangan penggemar dangdut, Maryono pun legawa. Dia justru mendorong penyanyi asal Kejapanan itu untuk meraih karier yang lebih baik di tingkat nasional. "Alhamdulillah, Inul akhirnya sukses di Jakarta," katanya.

Meski sudah lama cabut dari OM Mayora, Maryono mengaku masih sering melakukan komunikasi dengan Inul Daratista. Istri Adam Suseno itu dinilai sebagai selebriti yang tidak lupa asal usulnya. "Sekarang saya tidak lagi mengurus orkes karena mengurusi kepentingan warga desa saya. Jadi kepala desa itu berarti harus melayani warga 24 jam," katanya.

Sebagai pentolan orkes dangdut, Maryono mengaku kerap melakukan pendekatan ala seniman kepada warganya. Jika ada acara-acara besar, dia sering melibatkan orkes dangdut. Warga yang memang sebagian besar penggemar dangdut pun bisa menikmati hiburan gratis. Di sisi lain pesan-pesan pembangunan, kebersihan, penghijauan, kesehatan, dan sebagainya bisa disampaikan dengan mudah.

"Di situlah seninya menjadi kepala desa," kata pria yang aktif di pemerintahan desa sejak 1988 itu.

Sejak dulu Sidoarjo dikenal sebagai gudangnya orkes dangdut. Begitu banyak orkes dan penyanyi asal Sidoarjo dan sekitarnya yang sukses di pentas nasional. Karena itu, kades yang satu ini sangat yakin artis-artis baru akan bermunculan di Sidoarjo.

No comments:

Post a Comment