07 August 2013

Gigi Band apresiasi komposer senior

Saya kaget tiba-tiba mendapat email dari Armand Maulana, vokalis Gigi, band terkenal di Indonesia. Armand minta informasi tentang Bapak A Malik Bz, pencipta lagu Keagungan Tuhan, yang dipopulerkan kembali Gigi Band dalam versi pop rock ala Gigi.

Dulu saya memang sering jagongan sama Abah Malik di rumanya di kawasan Waru Sidoarjo untuk cerita musik lawas, khususnya orkes melayu yang kemudian berubah menjadi dangdut. Pak Malik musisi serbabisa yang aktif di OM Sinar Kemala, Surabaya, sejak 1960an. Dia salah satu komposer produktif di orkes melayu pimpinan almarhum A Kadir itu.

Salah satu lagu ciptaan Malik Buzaid yang terkenal adalah Keagungan Tuhan. Sudah puluhan, bahkan ratusan versi dibawakan berbagai penyanyi. Gigi Band pun membawakannya dalam album religi beberapa tahun silam.

Saat ini Abah Malik sudah beristirahat dengan tenang di pangkuan ilahi. Saya ikut mengantar jenazah beliau ke pemakaman umum Kureksari Waru Sidoarjo pada 16 Juni 2011. Rupanya banyak musisi di Jakarta yang belum tahu kalau sang seniman legendaris musik melayu itu sudah tiada.

Syukurlah, Armand Maulana dkk dari Gigi Band masih ingat almarhum. Mau mengapresiasi jasa pencipta lagu. Seniman musik, khususnya song writer di Indonesia, umumnya memang nelangsa. Publik hanya tahu si artis penyanyi kayak Inul Daratista tapi tak tahu penulis lagu yang dinyanyikan Inul.

Suatu ketika saat ngopi bersama di rumahnya, Abah Malik Bz sempat curhat soal royalti atau hak atas kekayaan intelektual yang tidak jalan di Indonesia. Abah kecewa karena begitu banyak musisi, produser, pengusaha rekaman yang main comot begitu saja lagunya untuk diproduksi tanpa permisi. Boro-boro bayar royalti atau fee kepada dirinya selaku pencipta lagu.

"Beda dengan di luar negeri, seniman pencipta lagu bisa hidup layak dari lagu-lagu karyanya. Di Indonesia kita babak belur pun sering membentur tembok," ujarnya.

Namun Abah Malik mengaku salut kepada Gigi Band yang sebelum memakai lagunya Keagungan Tuhan minta permisi dulu. Almarhum juga senang dengan versi Gigi karena cocok dengan selera masyarakat, khususnya anak muda, pasar musik pop di Indonesia. Sangat beda dengan versi OM Sinar Kemala dengan vokalis Ida Laila.

Syukurlah, Gigi Band masih ingat Abah Malik meski sudah meninggal dua tahun lalu.


Sent from my BlackBerry® via Smartfren EVDO Network

No comments:

Post a Comment