25 July 2013

Pengusaha Tionghoa Apresiasi Gubernur Soekarwo

Alim Markus, sesepuh pengusaha Tionghoa, buka puasa bersama Gubernur Soekarwo, Wagub Saifullah Yusuf, dan Ketua Kadin Jatim La Nyalla Mattalitti.

Di mata pengusaha Tionghoa, duet Soekarwo-Saifullah Yusuf sudah membuktikan diri sebagai pemimpin Jawa Timur yang berhasil. Karena itu, pasangan inkumben yang berjuluk KarSa ini sangat layak untuk melanjutkan kepemimpinan untuk lima tahun mendatang.

"Kita melihat Pak Karwo dan Gus Ipul ini sebagai pemimpin yang baik. Makanya, kalau ditanya siapa yang kita inginkan, ya, tentu saja kita akan memilih pemimpin yang baik," kata Liem Ouyen, koordinator Paguyuban Masyarakat Tionghoa Surabaya, kepada saya.

Dalam bakti sosial Ramadan di markas Kodim Surabaya Utara ini, Liem Ouyen didampingi Ridwan Harjono, ketua Perhimpunan Pengusaha Indonesia Tionghoa Jawa Timur, dan belasan pengusaha Surabaya. Paguyuban ini menghimpun sekitar 70 komunitas Tionghoa di Kota Surabaya. Setiap bulan puasa, Liem dan kawan-kawan aktif mengadakan bakti sosial berupa pembagian bingkisan bahan pokok kepada warga tak mampu.

Sebagai pengusaha, menurut Liem Ouyen, pihaknya melihat Gubernur Soekarwo dan Wakil Gubernur Gus Ipul sukses mengembangkan perekonomian di Jawa Timur. Ini terlihat dari pertumbuhan ekonomi Jatim yang mencapai 7,27 persen atau lebih tinggi daripada pertumbuhan ekonomi nasional. Jawa Timur bahkan menjadi barometer ekonomi nasional.

"Dari angka pertumbuhan ekonomi itu saja sudah jelas bahwa Pak Karwo dan Gus Ipul itu merupakan pemimpin yang sukses. Nah, momentum pertumbuhan yang tinggi itu harus dilanjutkan karena tantangan kita ke depan makin berat," kata pengusaha yang bermarkas di Jalan Kembang Jepun, Surabaya, ini.

Gubernur Soekarwo dan Wakil Gubernur Saifullah Yusuf, menurut Liem Ouyen, juga aktif berkomunikasi dan merangkul berbagai komunitas yang ada di Jawa Timur. Keduanya pun selalu menyempatkan diri hadir dalam acara-acara yang diadakan komunitas Tionghoa di Surabaya dan kota-kota lain di Jawa Timur. 
"Meskipun kesibukan Pak Gubernur dan Pak Wagub itu sangat tinggi, keduanya berusaha untuk hadir. Pak Karwo juga selalu mendorong pengusaha Jawa Timur untuk mengajak investor dari luar negeri, khususnya Tiongok, untuk investasi di Jawa Timur," ujarnya.

Liem Ouyen menjelaskan, komunitas Tionghoa di Jawa Timur umumnya bergabung dalam berbagai komunitas yang bergerak dalam bidang sosial kemasyarakatan dan pendidikan. Tidak ikut terlibat dalam politik praktis. Namun, Liem optimistis masyarakat Tionghoa bisa menilai kinerja Gubernur Soekarwo dan Wagub Gus Ipul dalam lima tahun ini. 

"Intinya, kita ingin pemimpin yang baik," Liem menegaskan. 

No comments:

Post a Comment