17 July 2013

Kelenteng Cokro gelar buka puasa tiap Jumat

Selama bulan Ramadan 1434 Hijriah ini jemaat Kelenteng Hong San Ko Tee, Surabaya, mengadakan buka puasa bersama ratusan warga di kawasan Pandegiling dan sekitarnya. Bakti sosial ini sudah menjadi agenda tahunan kelenteng yang berlokasi di Jalan Cokroaminoto 12 itu.

"Beberapa hari sebelum puasa, kami juga mengadakan baksos pembagian sembako. Kami ingin berbagi dengan saudara-saudari di sekitar sini yang menjalankan ibadah puasa," kata Juliani Pudjiastuti, pengurus Kelenteng Hong San Ko Tee.

Bakti sosial setiap bulan Ramadan itu digelar sejak era reformasi. Pengurus tempat ibadah Tridharma ini bekerja sama dengan RT/RW setempat untuk mendata warga kurang mampu di kawasan Pandegiling. "Setiap kali baksos kita siapkan 500 paket. Yang bagi pihak RT/RW karena mereka paling tahu kondisi ekonomi warganya," ujar Juliani.

Acara pembagian takjil dan makanan buka puasa diadakan setiap hari Jumat selama bulan Ramadan. Warga mulai anak-anak hingga lansia sejak pukul 16.30 sudah berjubel di halaman kelenteng di tengah kota itu. Sekitar 10 menit menjelang azan Maghrib, mereka antre dengan tertib untuk mendapatkan makanan untuk berbuka puasa. Ada yang langsung menimatinya di halaman kelenteng, tapi banyak pula yang membawa pulang ke rumah masing-masing.

"Alhamdulillah, setiap tahun saya dapat kupon untuk buka puasa di sini. Saya juga dapat bingkisan menjelang puasa," kata Rahma, warga Pandegiling asal Bangkalan. 

Menurut Juliani, acara buka puasa empat kali selama bulan Ramadan yang diselenggarakan pihak Kelenteng Cokro merupakan upaya pengurus dan jemaat kelenteng untuk menjalin silaturahmi di antara etnis, ras, dan agama yang berbeda. Pihak kelenteng juga ingin membuka diri kepada masyarakat luas. 

"Dulu orang luar itu sepertinya takut masuk ke lingkungan kelenteng. Rasanya seperti sesuatu yang sangat asing. Tapi setelah kita sering mengadakan bakti sosial, buka bersama, kita jadi semakin akrab dengan warga sekitar sini. Nah, kebersamaan inilah yang ingin kita perkuat selama bulan Ramadan," kata lulusan SPG Santa Maria, Surabaya, ini. (*)   

No comments:

Post a Comment