24 July 2013

Annie Ibon artis JK yang tajir

 Di sebuah warung kopi Kalibokor, Surabaya, pemilik warung suka memutar Radio Media FM. Radio spesialis lagu-lagu nostalgia di Surabaya. Pada jam-jam makan siang Media FM selalu memperdengarkan lagu-lagu pop manis 1980-an dan 1990-an. Dian Piesesha, Tommy J Pisa, Ria Angelina, Lydia Natalia, Wahyu OS, Deddy Dores, Nur Afni, Ratih Purwasih, Betharia Sonata, Nia Daniaty, Angel Pffaf, dan sejenisnya.

Hawa panas Surabaya siang jadi sejuk mendengar lagu-lagu manis dengan syair memelas.

Benci benci benci tapi rindu! Rindu rindu rindu tapi benci jua! Antara benci dan rindu di sini… membuat mataku menangis! Yang… hujan turun lagi.

Sabtu pekan lalu, saya diingatkan suara penyanyi lawas yang manis manja ini. Oh, ANNI IBON, penyanyi orbitan Judhi Kristianto dari JK Records, Jakarta.

Pejamkan mata dan lihatlah, ada aku menunggu di sana! Lihatlah jemari tanganku, namamu pun terukir di sana! Sayang bilanglah sayang! Begitu yang ku pinta darimu!

Aduhai romantisnya, Mbak Annie! Bisa dijamin preman kawakan pun akan luluh hatinya mendengar lagu-lagu Annie Ibon ini. Orang yang sangar jadi jinak. Potongan Rambo, hati Rinto!

Di masa kecil saya di NTT sana, nama Annie Ibon ini sangat terkenal seperti Dian Piesesha, Ria Angelina, atau Obbie Messkah. Anak-anak muda belajar main gitar ya pakai lagu-lagunya Annie, Dian, Obbie, Pance, dan sejenisnya karena akornya mudah dan sedikit. Hehehe….

Membawakan lagu-lagu ciptaan Obbie Messakh, Maxie Mamiri, Judhi Kristianto, penyanyi kelahiran Bandung 6 September 1969 ini banyak mencetak hits. Komunitas penggemar artis JK Records alias Jekamania pasti punya koleksi kaset Annie Ibon yang berjibun.

Saya kemudian mencari informasi di internet di mana Annie Ibon sekarang. Seperti diduga, hasilnya tidak ada. Yang banyak justru kaset-kaset lawasnya dan sejumlah lagunya di YouTube. Syukurlah, JK Records akhir-akhir ini banyak menayangkan lagu-lagu artis lamanya di YouTube. Dan itu membuat kita ‘mudah memanggil kembali’ Annie Ibon untuk menyanyi.

Syukurlah, di internet pula, kita bisa melacak Annie Ibon lewat putranya bernama Dustin Sofyan. Putra sulung Annie ini ternyata seorang pembalap jempolan yang pernah ikut Formula BMW Pacific tahun 2009 dan masuk klasemen lima besar. Dustin lahir di Jakarta, 29 Juli 1994 itu.

“Saya ingin meraih hasil terbaik di setiap seri balapan,” katanya.

Dari cerita si Dustin inilah, saya akhirnya tahu bahwa penyanyi Annie Ibon itu ternyata istri FENZA SOFYAN, pengusaha properti papan atas di Jakarta, yang memang sangat hobi balapan. Fenza punya properti di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, salah satu kawasan elite di ibu kota. Juga properti di beberapa kota besar lain.

Fenza Sofyan sangat antusias mendorong anaknya menjadi pembalap F1. Membawa nama Indonesia di ajang balapan paling bergengsi di dunia itu. Rupanya, Dustin kurang mewarisi bakat seni suara dari sang mama.

Untuk mewujudkan obsesi balapnya, Dustin sampai mengontrak coach dari Eropa. “Ya, sebaiknya bule yang tidak bisa diajak kompromi kalau memberikan program. Kalau orang kita, ntar mudah ditawar,” kata Fenza, sang ayah.

Rupanya, setelah menikah dengan Fenza Sofyan pada 16 Oktober 1993, Annie Ibon berhenti total dari dunia musik. Juga berhenti sebagai karyawan bank untuk fokus mengurus rumah tangga.

Apa lagi yang dicari seorang istri kalau punya suami pengusaha kaya-raya seperti itu? Hidupnya menjadi ayem tentrem, berkelimpahan materi. Tidak banyak anak-anak Indonesia yang sejak balita sudah diberi mainan mobil mahal dan dicetak jadi pembalap Formula 1.

Annie Ibon beruntung jadi istri pengusaha kaya. Di Indonesia ini begitu banyak penyanyi atau artis yang kerepotan di usia 30-an karena industri musik tidak bersahabat. Kalau sudah sepi job, mau dapat uang dari mana? Celakanya lagi, sang suami pun artis yang sama-sama sudah tidak laku. Jujur, banyak pasangan artis yang bercerai gara-gara persoalan ekonomi keluarga yang goyah.

Jadi, bisa dimengerti kalau menjelang pemilihan umum banyak sekali artis (sepi job) yang mengadu nasib sebagai calon anggota parlemen alias caleg. Ada pula artis lawas yang jadi dukun atau paranormal. Ada yang jadi tukang khotbah atau penginjil. Bahkan, di Kompasiana ini pernah ada cerita seorang artis lawas, penyanyi, yang jadi penghuni rumah sakit.

Wuedan tenan!

Maka, berbahagialah Annie Ibon! Berbahagialah Nia Ramadhani!

2 comments:

  1. suaranya serak2 basah, lagunya manis2.. asyik. artis JK yg dulu disukai tahun 1980an dan 90an. setelah itu hilang dari peredaran begitu menikah.

    ReplyDelete
  2. Annie Ibon, nama aslinya ANI IBON SUMIARSA. We miss you too.
    Kapan ya muncul di tv lagi. Minimal jadi bintang tamu di acara talk show gitu. he..he..hee (Pinohara Nishikori-Paryaman, FB)

    ReplyDelete