08 April 2013

Peng Liyuan, soprano yang jadi ibu negara Tiongkok

Mayjen Peng Liyuan lagi nyanyi.
Sejak digadang-gadang bakal menjadi ibu negara Tiongkok, saya ikut penasaran mendengar suara Peng Liyuan. Beliau bukan istri pejabat biasa, ibu rumah tangga, melainkan penyanyi klasik Tiongkok yang sangat terkenal di negaranya. Bahkan, orang Tionghoa di berbagai negara, khususnya orang tua (lansia), sangat suka suaranya.

"Suaranya Peng Liyuan itu melengking tinggi, bagus banget. Menyanyinya penuh perasaan. Orang yang paham bahasa Mandarin pasti tersentuh," kata Tante Tok, warga Tionghoa Surabaya yang biasa menonton CCTV, televisi nasional Tiongkok.

Saya pun mencari di Youtube. Dan, benar saja, video Peng Liyuan berhamburan di laman itu. Begitu pertama kali mendengar suaranya, saya mengakui bahwa Peng Liyuan memang soprano jempolan yang dimiliki Tiongkok. Teknik vokalnya agak beda dengan klasik Barat karena penyanyi Tiongkok biasa menggunakan suara hidung (nasal). Tapi justru itulah keunikan lagu-lagu klasik Tiongkok.

Saya juga beberapa kali menyaksikan konser penyanyi Tiongkok di Surabaya. Termasuk artis-artis yang tergabung dalam tentara pembebasan rakyat saat mengisi malam kesenian di Grand City, Surabaya. "Wuah, ini tentara yang seniman atau seniman yang tentara?" batin saya.

Tentara kok penampilan di panggung lebih bagus dan profesional ketimbang seniman kita? Lebih ciamik? Jangan-jangan mereka ini tentara yang tidak berperang, tapi khusus bertugas menjadi seniman penghibur tentara-tentara lain di lapangan? Rupanya, tentara Tiongkok punya divisi khusus kesenian yang sangat profesional dan digembleng sebagai duta budaya baik di dalam maupun luar negara.

Karena itu, saya tidak heran melihat seorang Peng Liyuan, yang berpangkat mayor jenderal, bisa tampil begitu bagus setara artis kawakan. Ambitus suaranya lebar, memungkinkan dia membawakan komposisi dengan nada-nada tinggi. Dia juga tidak kelihatan ngoyo meski nada-nada yang harus dibunyikan tidak sederhana.

Sayang, saya tidak paham bahasa Mandarin. Tapi saya bisa merasakan keindahan 16 lagu nasional Tiongkok yang sengaja saya unduh dari Youtube. "Vokal Peng Liyuan itu begitu indah layaknya alat musik erhu (biola dua dawai) khas Tiongkok," komentar seorang pengamat musik di Youtube.

Seandainya Ibu Peng Liyuan dan suami, Presiden Xi Jinping, berkunjung ke Indonesia suatu ketika (dan kemungkinan itu sangat besar mengingat kedua negara ini sedang mesra-mesranya) Ibu Peng Liyuan bakal membawakan lagu Indonesia yang populer di Tiongkok. Setidaknya ada dua lagu yang selalu dibawakan rombongan artis Tiongkok yang datang ke Indonesia: AYO MAMA dan BENGAWAN SOLO. Dua lagu itu pula yang dibawakan tim kesenian tentara pembebasan rakyat Tiongkok di Surabaya tahun lalu.

No comments:

Post a Comment