03 December 2012

Tugas PSSI: Ganyang Malaysia!

Untuk kesekian kalinya, timnas sepakbola kita kalah dari Malaysia. Jadi pecundang dan pecundang lagi. Kapan menangnya? Tanyakan pada rumput yang bergoyang karena PSSI-nya ada dua dan Menteri Mallarangeng tak mampu menertibkan organisasi bal-balan di negara ini.

Melihat cara bermain, kualitas individu, pelatih, persiapan... dan sebagainya, Indonesia memang pantas kalah sama Malaysia. Malaysia lebih cerdas, bisa memanfaatkan keteledoran Indonesia dua kali. Dua kosong! Sebaliknya, Indonesia keteteran, cenderung  kalah kelas.

Saat melawan Malaysia, saya ikut eforia nonton bareng. Orang Indonesia sepertinya punya dendam kesumat sama Malaysia, bangsa Melayu yang mempekerjakan jutaan pekerja asal Indonesia. Kita tak bisa apa-apa kalau bicara ekonomi, lapangan kerja, efisiensi. Kita kalah segalanya karena posisi kita lemah. Kita bangsa yang hanya bisa menjual tenaga kasar, sementara Malaysia jadi majikan yang mempekerjakan buruh-buruh, PRT, dan pekerja-pekerja kasar Indonesia.

Hanya di sepakbolalah kita punya potensi untuk MENGGANYANG MALAYSIA. Kita akan senang, gembira ria, andai saja pada malam Minggu kemarin bisa mengalahkan Malaysia di Piala AFF. Sayang, timnas gagal mengkonversi kesumat lama buruh-Majikan ini menjadi kemenangan. Malaysia menang, dan kita pun terpuruk. 

Amboi nasib bangsa TKI!

"Kalah sama Thailand atau Laos masih bisa diterima. Tapi kalah dari Malaysia? Benar-benar bikin kesal," kata teman saya. Banyak orang juga bilang begitu. 

Nasi sudah jadi bubur. PSSI sudah jadi dua. Kompetisi liga juga dua. Tapi tetap saja timnas tidak bisa mengalahkan Malaysia, negara tetangga yang selalu mengaku BANGSA SERUMPUN tapi kelakuannya sering bikin jengkel orang Indonesia.

Saya sendiri dari dulu tidak menuntut PSSI membentuk timnas yang bisa juara AFF, juara Asia Games, apalagi juara Piala Asia. Tak perlu bermimpi jauh-jauh ikut Piala Dunia karena rasanya mustahil. Keinginan saya sangat sederhana: GANYANG MALAYSIA!

Itu saja!

2 comments:

  1. pemain2 kita kurang persiapan. cuma uji coba dua kali bung!!!

    ReplyDelete
  2. selama PSSInya pecah, gak kompak, berkelahi terus... timnas gak bisa maju. prihatin!!!!

    ReplyDelete