09 August 2012

Ketika Hartati jadi tersangka

Hartati alias Zou Liying


Pengusaha Zou Liying yang lebih dikenal dengan HARTATI MURDAYA akhirnya ditetapkan sebagai tersangka korupsi. Zou bukan pengusaha biasa. Dia politisi, sosialita, dan tokoh agama Buddha.

Bukan sekadar agamawan, Hartati alias Liying ini sejak dulu dipercaya jadi ketua organisasi agama Buddha, Walubi. Didirikan tahun 1979, Walubi kemudian pecah karena di kalangan buddhis ada banyak sangha atau aliran yang berbeda pandangan.

Saingan berat Walubi adalah Konferensi Agung Sangha Indonesia. Konferensi yang dulu pernah sangat dominan di Walubi versi perwalian.

Kepemimpinan Hartati di Perwalian Umat Buddha Indonesia atau Walubi sejak dulu jadi polemik di kalangan umat Buddha di tanah air Walubi yang PERWALIAN bubar pada 1998. Tapi Hartati dkk bikin Walubi baru yang bukan lagi perwalian tapi PERWAKILAN.Akronimnya tetap Walubi: Perwakilan Umat Buddha Indonesia.

Maka, meski organisasi buddhis tak hanya satu, orang nonbuddhis selalu merujuk Walubi jika bicara agama Buddha di Indonesia. Dan Walubi biasanya identik dengan Hartati Murdaya alias Liying. Dialah pengurus puncak organisasi agama paling kaya di Indonesia, bahkan dunia.

Sudah lama saya mengkhawatirkan konglomerat merangkap pengurus agama sebesar Buddha. Bukan apa-apa. Ajaran agama dan praktis bisnis di Indonesia (juga di negara lain) sering menabrak aturan agama. Suap, kolusi, kongkalikong dan praktik kotor sulit dielakkan.

Bagaimana seorang agamawan bisa melakoni bisnis dengan bersih? Bagamaina dia harus menyampaikan suara profetis ketika Hartati juga politikus Partai Demokrat?

Saya tidak habis pikir kaum intelektual buddhis di Indonesia cenderung membiarkan Walubi berjalan bertahun-tahun dengan kondisi yang tak lazim ini. Orang pertama Walubi malah jadi orang dekat istana dan Partai Demokrat. Wah, wah.... opo tumon???

Umat Islam punya Majelis Ulama Indonesia yang terdiri dari para ulama, kiai atau ustad, dari berbagai ormas. Umat Katolik diwakili para uskup di Konferensi Waligereja Indonesia. Kristen Protestan dengan para pendeta atau teolog macam Dr Andreas Yewangoe, ketua Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia. Umat Buddha justru menampilkan pengusaha yang bukan agamawan.

Yah, sebagai orang luar, saya hanya berharaap kasus dugaan korupsi yang menimpa Hartati ini membawa hikmah bagi kita semua, khususnya buddhis, khususnya Walubi. Sulit dibayangkan seorang ketua Walubi memimpin organisasi buddhis yang sangat terkenal dari balik penjara.

7 comments:

  1. memang dari dulu di kalangan tionghoa lebih mempercayakan organisasi kepada org yg banyak uang. kalau cuma pintar tapi gak punya duit gak bisa apa2.

    ReplyDelete
  2. Pengamat Indonesia2:17 AM, August 10, 2012

    Komentar Anonymous ini salah. Orang Tionghoa yang Kristen dan Katolik tidak begitu. Aktivis gereja2 yang Tionghoa bukan orang kaya. Saya kira kasus Ibu Hartati ini karena liberalisasi agama Budha setelah Order Baru, sehingga ada aliran yang tadinya tidak terwakili ingin didengar. Caranya bagaimana agar langsung didengar? Pilih orang kaya yang berpengaruh. Kenapa orang kayanya mau, karena sebagai tokoh nomor satu suatu perkumpulan agama, dia akan dekat dengan kekuasaan, yang nantinya akan memberikan akses untuk bisnisnya. Ya saya setuju dengan Bung Lambertus, kalau mau pimpin organisasi agama, lepaskan bisnis!

    ReplyDelete
  3. Sepak terjang sdri. Hartati Murdaya memang selalu suspect. Mengaku beragama Buddha, namun kelakuannya selalu bertentangan dengan Siddhartha Gautama. Mengabaikan Dharma sehingga harus menanggung Karma. Itulah jalan hidup, Samsara, seorang buddhis yang akhirnya mengalami Dukkha. Orang Jawa mengatakan hal itu adalah kualat, dan orang Bali mengatakan Salah Dewa. Tak perlu dia dikasihani, dibela atau dihujat, sebab nasib seseorang telah ditentukan sesuai dengan Karma.

    ReplyDelete
  4. mudah2an bu hartati bersih. ngurusin bisnis aja bu gak usah ngurus walubi.

    ReplyDelete
  5. ada betulnya juga kalo di kristiani yg banyak aktif ngurusin gereja kebanyakan tionghoa yg biasa2 aja, gak kaya banget. gak ada big boss yg ngurusin gereja hehehe

    ReplyDelete
  6. moga2 bu hartati bebas krn jasanya buanyaaak banget...

    ReplyDelete
  7. ini masalah politik. cuma nyerempet walubi krn bu hartati jadi tersangka penyuapan 3 miliar.

    ReplyDelete