12 May 2012

Kompleks PSK pinggir kali jadi taman kota



Tidak mudah menghapus pelacuran di kota besar seperti Surabaya. Siapa pun wali kotanya. Maka program Gubernur Soekarwo untuk menghapus semua kompleks pelacuran di Jawa Timur merupakan tantangan berat bagi para bupati dan wali kota.

Sebagai kota besar, Surabaya punya banyak lokalisasi pelacuran. Semuanya liar alias ilegal termasuk di Dolly. Tapi menutup secara hantam kromo jelas susah. Sebab ada banyak kepentingan (dan beking) yang terlibat.

Karena itu, saya mengapresiasi tindakan pemkot yang membuat taman baru di stren kali kawasan Ngagel alias BAT sejak beberapa hari terakhir. Sejak dulu stren kali itu dijadikan lokalisasi PSK kelas teri. Bolak-balik dirazia tapi besoknya muncul lagi. PSK-PSK tua ditangkap, dijebloskan ke Liponsos Keputih tapi tetap saja balik kucing.

Saya kira satpol pp akan capek melihat kenyataan ini. Sangat sulit membersihkan stren kali BAT Ngagel dari prostitusi kelas teri.

Sekarang saya lihat pemkot menempuh cara yang jitu. Kawasan stren kali ditanami pohon-pohon. Warung-warung darurat sudah tidak kelihatan. Kita tinggal memantau perkembangannya. Akankah bibit-bibit tanaman itu bertahan atau malah dicabuti para pengelola usaha pelacuran girli itu?

Belajar dari pengalaman selama ini, pemkot seharusnya menempatkan petugas satpol untuk piket di situ. Tidak hanya sekadar operasi sporadis seperti yang terjadi selama ini.

Selanjutnya, para PSK lawas yang sudah didata itu dikasih pelatihan untuk membuka usaha produktif agar mereka bisa survive tanpa harus terjerumus lagi dalam pekerjaan yang sama. Bisa saja mereka bedhol desa atau buka praktik di lokasi yang lain.

4 comments:

  1. aq g prnah beli psk, takut udah hiv

    ReplyDelete
  2. Susah pak kalau mau dibasmi. Pelacuran itu sudah ada dari jaman manusia menjadi beradab. Pembinaan tetap perlu dilakukan, tetapi jangan biarkan para PSK itu praktek sembunyi2. Lebih baik buatkan lokalisasi kelas teri yang resmi, sehingga mereka mudah dikontrol untuk penyakit seks menular (sexually transmitted disease), dan menghindari kekerasan baik oleh hidung belang atau aparat.

    Coba kita belajar dari pengalaman negara2 maju. Di mana PSK dilarang, malah merajalela dan banyak terjadi kekerasan, penyelundupan wanita. Di mana PSK dilegalisasi dan diatur dengan undang2, malah yang jadi PSK berkurang (karena harganya jatuh), dan penyakit seks menular juga berkurang.

    ReplyDelete