28 April 2012

Soal pindah agama Angelina Sondakh


Pindah agama sebetulnya hal biasa dan sudah sering terjadi. Paling banyak karena alasan pernikahan. Dan itu karena undang-undang di Indonesia tidak memberi ruang untuk nikah beda agama. Pasal 29 UUD 1945 juga memberi kebebasan menganut agama apa pun.

Maka, saya heran masalah konversi agama, urusan pribadi, masih dipersoalkan di tanah air. Masih banyak penganut agama A tidak rela seseorang pindah ke agama B atau C. Sebaliknya, penganut agama B sangat senang karena seseorang bergabung dengan agamanya.

Saya risau dan risi mendengar beberapa penelepon di Bedah Editorial Metro TV Sabtu pagi, 28 April 2012, yang membahas penahanan Angelina Sondakh. Pak Fidel di Tangerang (kalau tidak salah) menilai kasus dugaan korupsi Angie ini sebagai kutukan. "Dulu Angie itu ANAK TUHAN tapi kemudian pindah agama. Jadinya ya seperti ini," kata Fidel.

Orang kristiani, khususnya aliran/denominasi tertentu, memang biasa menyebut umat kristiani dengan istilah anak Tuhan. Lantas, umat agama-agama lain yang juga menyembah dan memuji Tuhan itu anaknya siapa? Hehehe... Begitu saya sering guyon dengan orang-orang gereja yang kadang suka menyebut diri dan komunitasnya sebagai 'anak Tuhan'.

Kembali ke Angie. Setelah telepon Fidel, muncul telepon lain di Metro TV. Penelepon itu (saya lupa namanya) menilai Angie sebagai mualaf yang ulahnya bikin malu orang Islam. Wah wah wah, masalah korupsi yang sejatinya urusan pribadi kok ditarik begitu jauh ke ranah agama seperti ini?

Negara bisa kacau dan ruwet kalau orang-orang Indonesia masih punya pikiran yang picik seperti Fidel atau beberapa penelepon di televisi itu. Dan ini juga menunjukkan bahwa masih banyak orang Indonesia yang belum mengerti human rights atau hak asasi manusia. Human rights itu sebetulnya mengandung hak untuk bebas menganut agama yang dia yakini.

Kalau si Angie tidak yakin lagi dengan agama lama, yang diwariskan orangtua, kemudian pindah agama suami, mengapa Fidel dkk harus marah-marah? Biasa-biasa sajalah. Tidak ada urusan dengan anak Tuhan, anak terang, atau anak setan.

16 comments:

  1. Itu karena rakyat Indonesia belum mengalami Enlightenment, seperti yang melanda Eropa di abad ke-17 dan diimpor ke USA, yang melahirkan revolusi Prancis, revolusi Amerika Serikat. Sukarno, Hatta, Sjahrir, Sutan Takdir Alisjahbana, dll. sebenarnya ialah orang-2 yang enlightened. Sebenarnya pendidikan ala Orde Baru tentang Pancasila itu sangat penting. Seperti Prancis yang sangat menekankan sekulerisme, atau USA yang menekankan free speech dan multi-kultural. Kalau negara dan bangsa tidak menekankan ideologinya, ya para ekstremis dan fundamentalis macam pentekosta, FPI itu lah yang merajalela berkoar-koar, bikin api permusuhan berkobar dan malah sering dengan kekerasan, dengan bodoh membawa-bawa nama agama.

    ReplyDelete
  2. pindah agama itu isu yg sensitif khususnya bagi public figure. agama itu terserah masing2 lah.. mau murtad silakan.

    ReplyDelete
  3. Matur nuwun, terima kasih atas pencerahan berpikir. Memang begitulah kondisi kita di Indonesia. Masih banyak rakyat, dari semua agama, yang masih belum tercerahkan alias berpikir dalam kotak yang sempit. Jangankan rakyat, pemerintah dan sejumlah orang yang mengaku intelektual dan cendekiawan pun idem ditto.

    Semoga ke depan lebih baik.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sdr Bernie, terima kasih atas balasnya. Saya skrg tinggal di Amerika Serikat, dan sudah pernah melanglang buana dalam jangka waktu lama ke Jerman, Belanda, Prancis, Australia, dan Jepang. Semua negara2 yang lebih maju drpd Indonesia itu tidak ada yang berbasis agama. Pokoknya sikap yang suka mencela orang2 dari agama lain, baik dari Kristen, Islam, Hindu, Buddha dll sebenarnya itulah yang harus dibasmi; dan pendidikan Indonesia perlu kembali menekankan toleransi, co-existence, kehidupan berbangsa yang intelektual dan tidak berdasarkan pendapat ulama atau pembesar agama. Agama itu ranah pribadi, tidak usah ditonjol-tonjolkan di ranah umum.

      Delete
  4. biasanya di indonesia orang2 yg pindah agama suka menjelek2an agamanya yg lama. bahkan dimanfaatkan utk kesaksian, ceramah utk menyerang agama lamanya. ada beberapa pengkhotbah yg kerjanya cuma menjelek2an agamanya yg lama. gak dewasa!

    ReplyDelete
  5. Saya rasa tergantung pribadi dari masing-masing. Banyak juga yang pindah agama tetapi tidak menjelek-jelekkan agamanya yang terdahulu.

    ReplyDelete
  6. ADA BENERNYA JUGA KALO ORG2 MURTAD SUKA MENGHINA AGAMA LAMANYA UTK CARI PENGAKUAN. BIASANYA LEBIH FANATIK KETIMBANG ORG YG SEJAK KECIL SUDAH MEMELUK AGAMA TERTENTU. MAKANYA AQ GAK MAU MURTAD DEH.

    ReplyDelete
  7. pindah agama itu hakasasi manusia. mau jelek2in agama lamanya silakan aja, ntar capek sendiri. yg jelas angie gak bisa jadi contoh bagi anak muda.

    ReplyDelete
  8. paling byk org murtad dr agamanya krn pernikahan. kalo gak mau pindah agama ntar gak kawin2 krn kadang2 sulit cari jodoh di kalangan sesama minoritas. makanya yg minoritas mengalah ikut agama calon suami/istri. agar lebih meyakinkan memang biasanya si murtad itu sangat radikal dg terus menjelek2an agamanya yg lama, bahkan memutus ikatan dg keluarga n ortunya krn beda agama. ortunya dianggap kafir hehehe

    ReplyDelete
  9. itulah indonesia demi karir rela pindah agama dan nikah itu yang pada umumnya hal itu kadang membuat ada rasa pembedaan2.

    ReplyDelete
  10. kita hargai pilihan angie yg tentunya sdh dipikir matang

    ReplyDelete
  11. bgm dg apel malang n apel washington mbak angie? moga2 bisa jadi teladan bagi masyarakat. anda kan mantan putri indonesia huahuahuahahahaah

    ReplyDelete
  12. Pa'fidel ko Paling BENAR SKALI.. Sy setuju. 100 btw pa'fide di semarang..
    Angie tetap panen skarang.. Hancur".

    ReplyDelete
  13. Angie itu koruptor dan pembohong besar. dia harus bertobat karena kemunafikan sudah menjadi bagian dari hidupnya.

    ReplyDelete
  14. Saya jijik melihat wajah Angie di televisi...

    ReplyDelete
  15. selamat utk ANGIE yg hanya divonis 4,5 tahun, tidak perlu kembalikan uang.. aggap aja cuti panjang di penjara sementara punya tabungan miliaran rupiah untuk tujuh turunan. semoga jadi muslimah yang salihah, konsisten beragama... Masa BB gak punya???? yg bener aja...

    ReplyDelete