14 April 2012

Nonton radioshow di televisi




Acara radio justru dilihat di televisi? Aneh. Tapi itulah yang terlihat di tvone setiap tengah malam, hingga pukul 02.00, kecuali sabtu dan minggu.

Awalnya radioshow dipandu sys ns, bekas penyiar radio yang pernah jadi anggota parlemen. Sys tampil khas dengan talkshow, kuis berhadian 100 ribu, hingga wajah yang beruntung.

Meski sudah berumur, sys ns asyik memandu acara: bicara menggebu-gebu, lancar, dan jelas kelihatan sudah kawakan. Sys benar2 menguasai panggung radioshow.

Tapi akhir2 ini saya lihat sys ns tidak muncul lagi. Penggantinya sandy, drummer band cadas. Sandy lumayan lancar, asyik bicara musik. Tapi tentu belum sekaliber sys ns yang merintis radioshow.

Kalau sandy berhalangan diganti orang lain yang kurang asyik. Seadanya. Ada pengamat musik dipaksakan jadi host sehingga radioshow jadi kacau. Untung band2 pengisi acara tampil lumayan bagus.

"Radioshow itu acara di jam mati," kata garin nugroho, sineas yang paling asyik ketika jadi bintang tamu, kepada sys ns.

Garin benar. Karena tayang pada jam mati, tak ada iklan di radioshow. Mana ada pengusaha yang merelakan iklannya tayang pada jam tidur?

Tapi, yang menarik, di radioshow kita bisa menyaksikan band2 atau artis2 yang sejak 2000 tidak mendapat tempat di televisi dan major label. Juga band2 lawas yang sudah dianggap tidak laku oleh cukong2 rekaman di jakarta.

Maka, band2 lawas yang pernah sangat terkenal sebelum tahun 2000 akhirnya muncul di radioshow seperti power metal. Lumayan untuk nostalgia. Ada juga band2 indie yang mengusung aliran di luar arus utama yang ternyata punya komunitas penggemar fanatik.

Radioshow menunjukkan kepada kita bahwa indonesia sebetulnya punya begitu banyak band/penyanyi yang sangat beragam. Dus bukan hanya artis2 dahsyat atau inbox belaka.

Dan banyak yang berprestasi di dunia internasional tapi dianggap tak layak tampil di televisi hiburan indonesia. Sayang, tvone sebagai tv berita kurang pengalaman dalam mengemas radioshow sebagai atraksi hiburan berkelas. Soundsystem pas-pasan.

No comments:

Post a Comment