18 April 2012

Hujan di Surabaya makin sedikit

Hari ini (18/4/2011) panas sekali di Surabaya. Sudah lama tak hujan. Saya mampir ke warkop langganan di pinggir sungai di Ngagel. Saya sudah lama berdoa agar turun hujan tapi belum dikabulkan Tuhan.

Iklim di Surabaya, Indonesia umumnya, rupanya sudah lama berubah. Climate change! Kalau dulu hujan 6 bulan, sekarang saya hitung hanya 4 bulan, bahkan cuma 3 bulan lebih sedikit.

November 2011 belum hujan di Surabaya. Baru pertengahan Desember hujan tapi masih sedikit. April 2012 tak ada hujan lagi. Maka, hujan efektif hanya 3 bulan lebih sedikit.

Konsep lama yang diajarkan di sekolah-sekolah bahwa musim hujan di Indonesia Oktober sampai April sudah lama meleset. Faktanya Oktober tak ada setetes hujan pun di Surabaya. November pun no rain.

Saya tidak tahu apa jadinya jika musim hujan di Surabaya dan sekitarnya hanya berlangsung selama 3 bulan dalam setahun. Bagaimana nasib sungai? Hutan? Pepohonan?

Ada baiknya pemerintah lebih fokus memperhatikan lingkungan, cuaca, iklim, dan melakukan antisipasi secara serius. Bumi makin panas dan kerontang bila hujan semakin sedikit.

3 comments:

  1. Kenapa tidak mengusulkan kepada perintah, untuk membuat hujan buatan saja.

    ReplyDelete
  2. iya panas sekali.. kasihan anak saya yang masih balita.. rewel terus... tapi ada untungnya juga sih, cucian jadi cepat kering.. hehehe...

    ReplyDelete
  3. Makanya hutan-hutan di Kalimantan dan Sumatra jangan ditebangi.

    ReplyDelete