30 March 2012

Tak lama lagi bensin 10.000

Saya lagi ngopi di jalan dinoyo surabaya, dekat pom bensin. Saya perhatikan harga pertamax 9800. Bensin subsidi alias premium masih 4500. Sebentar lagi 6000.

Tahun 2005 bensin hanya 2500. Kemudian dinaikkan 6000, kemudian turun 4500. Melihat tren yang ada serta argumentasi pemerintah dan parlemen (mayoritas), ke depan subsidi bbm akan dihapus total. Diserahkan ke pasar bebas.

Dan masa itu, bbm tanpa subsidi, tak lama lagi kita alami. Kurang 5 tahun semua orang pakai petramax dan sejenisnya sehingga ribut2 bbm kayak sekarang tak ada lagi. Pemerintah entah SBY, Megawati, Prabowo.. sulit mengelakkan kebijakan yg sudah dimulai sejak reformasi itu.

Yah, hidup memang makin berat karena indonesia ternyata bukan negar yg kaya minyak bumi. Indonesia ternyata pengimpor, bukan pengekspor minyak.

Hikmahnya banyak. Salah satunya menyadarkan kita bahwa kendaraan bermotor itu boros bbm yg mahal dan langka. Berani beli mobil atau motor berarti harus berani pula membeli bbm tanpa subsidi. Kalau mau disubsidi ya silakan naik kendaraan umum entah bus kota, kereta api, kapal laut, dsb.

Ketika harga bbm sudah sama dengan pasar dunia, mungkin nafsu memiliki kendaraan2 pribadi bisa dihambat. Ingat, jalan raya di kota2 besar terlalu padat karena orang disubsidi bbm dan dapat kemudahan kredit.

"Di tiongkok orang berpikir 10 kali kalau mau beli sepeda motor karena pajak sangat tinggi, bbm sangat mahal, dan bikin sengsara. Semua orang di tiongkok hanya mau naik kendaraan umum," kata andrean, yang pernah tinggal belasan tahun di tiongkok.

Memang akan lebih afdal kalau orang2 miskin yg tinggal di gubuk2, yg tidak bisa beli sepeda motor, itu yg disubsidi pemerintah. Keliru kalau pemilik mobil atau motor dikasih subsidi bbm.

1 comment: