26 March 2012

Selamat jalan THEYS WATOPA


Dunia paduan suara kita kembali berduka. Setelah Nortier Simanungkalit dipanggil Tuhan pada 9 Maret 2012, kini menyusul THEYS WATOPA (juga biasa ditulis THEISS WATOPA) pada 23 Maret 2012. Keduanya tokoh paduan suara, dirigen, arranger, pelatih, juri, hingga penyelenggara event paduan suara yang hebat.

Pak Theys Watopa punya kontribusi besar dalam pembinaan paduan suara di Jawa Timur, khususnya Surabaya. Kor pelajar, mahasiswa, gerejawi, komunitas.. dst. Singkatnya, all about choir, choir and choir.

Berpuluh tahun pria asal Papua yang lebih halus ketimbang orang Jawa ini membaktikan hidupnya untuk paduan suara. Dengan telaten Pak They membentuk suara orang-orang yang sebelumnya tidak kenal kor atau musik klasik menjadi gandrung dan mencintai choir. Kalau sudah suka, cinta mati punya, tidak sulit mencetak prestasi.

Maka, hampir semua kor yang dipegang Pak They dapat prestasi regional, nasional, bahkan internasional. Kor-kor jawara dari Jawa Timur umumnya berkat tangan dingin pria yang suka pakai songkok itu. "Saya hanya mengarahkan. Anak-anak itu yang hebat," katanya kepada saya dalam beberapa kesempatan.

Terakhir kali saya lihat Pak Theys jadi ketua juri festival paduan suara Jingle Bells menyambut Natal 2011 yang diadakan Jawa Pos. Beliau tetap tenang, santun, dan objektif dalam memberikan penilaian. Boleh dikata hampir semua lomba choir di Surabaya melibatkan Theys sebagai juri sekaligus pembina.

Tak dinyana beliau diserang penyakit ganas: gangguan tulang belakang yang menjalar ke mata, jantung, dan kaki. Theys pun tak berdaya di rumah sakit hingga meninggalkan kita untuk selamanya.

Rest in peace!
Selamat jalan Pak Theys!

Sayang, kiprah Theys Watopa dalam paduan suara yang telah mengharumkan nama Surabaya dan Jatim rupanya kurang dikenal publik. Orang sini lebih kenal artis2 koplo macam Inul atau Trio Macan. Bahkan saya kira sampai akhir hidupnya Theys belum pernah mendapat apresiasi dari gubernur atau wali kota.

Anehnya lagi, kepergian Theys Watopa (dan N Simanungkalit) pun tak diberitakan di media.

Terima kasih Pak Theys!

BACA JUGA

They Watopa pelatih paduan suara

1 comment:

  1. rest in peace pak theys. terimakasih atas jasa-jasa bapak selama ini.

    ReplyDelete