10 March 2012

Selamat jalan Bapak N. SIMANUNGKALIT


Satu lagi seniman besar meninggalkan kita. NORTIER SIMANUNGKALIT wafat pada usia 82 di Jakarta. Selamat jalan Pak Kalit, beristirahatlah dengan tenang di sisi Tuhan!

Pak Kalit, begitu sapaan akrab ompung asal Tarutung, Sumatera Utara, telah membaktikan sebagian besar hidupnya untuk musik, khususnya paduan suara. Begitu banyak komposisi paduan suara yang beliau ciptakan untuk mahasiswa, kor umum, gereja, instansi pemerintah dan swasta.

N Simanungkalit adalah raja mars yang belum ada tandingannya saat ini. Silakan cek mars lembaga2 besar atau partai.. sebagian besar karya komponis kawakan ini.

Bagi kita yang sekolah pada era Orde Baru, karya Pak Kalit dipakai sebagai musik pengiring senam pagi baik SPI (senam pagi Indonesia) maupun SKJ (senam kesegaran jasmani). Komposisi instrumentalia berbasis piano yang memang sangat dikuasai Pak Kalit.

Para aktivis paduan suara mahasiswa (PSM) di seluruh Indonesia tentu tak asing dengan karya2 Pak Kalit yang khas. Beliaulah yang merintis PSM di UGM Jogja tahun 1955. Kampus2 lain kemudian bikin PSM karena N Simanungkalit kemudian merintis lomba PSM nasional sejak 1978.

Lomba2 atau festival paduan suara yang sekarang diikuti para mahasiswa di Indonesia itu sebenarnya gagasan Pak Kalit. "Saya ingin para pelajar dan mahasiswa aktif di paduan suara karena paduan suara itu musik yang sangat ideal untuk pendidikan," kata Pak Kalit kepada saya suatu ketika.

Sebagai mantan aktivis PSM, saya sudah lama mengapresiasi karya Pak Kalit. Saya fotokopi karya2 beliau. Saya pelajari, kemudian saya coba bunyikan. Tidak terlalu panjang tapi punya bobot musikal tinggi dan pas untuk pelajar/mahasiswa.

Saya ingat beberapa komposisi ciptaan Pak Kalit yang sering dibawakan PSM di Jatim: PUING, PERALIHAN, WARISAN, RENUNGAN IBU DI HARI TUA.... Syair2 lagu beliau begitu dalam, menggugah, dan patriotik.

Di usia senjanya, Pak Kalit menerbitkan buku teknik vokal paduan suara. Saya beli dan bikin resensi. Terlalu banyak warisan Pak Kalit untuk paduan suara di tanah air.


Saya ingat betul syair lagu WARISAN karya Pak Kalit. Sangat cocok mengantar kepergian beliau ke pangkuan-Nya:

BUNGA BANGSA PUN SUDAH LAYU
SEMUA PASTI BERLALU...
PAHLAWAN PUN KUSUMA BANGS
SATU DEMI SATU PASTI BERLALU...

Selamat jalan Pak Kalit!
Selamat jalan Ompung!

BACA JUGA
Wawancara saya dengan N. Simanungkalit

No comments:

Post a Comment