09 March 2012

Sejit Kwan Im di Madura




Menjelang perayaan hari jadi (sejit) Dewi Kwan Im, pengurus dan jemaat Kelenteng Kwan Im Kiong terus mengadakan persiapan. Maklum, hajatan besar pada 10 Maret 2012 itu bakal dihadiri ribuan tamu dari berbagai kota di tanah air.

"Sebetulnya persiapan sudah lama karena acara ini sudah diagendakan setiap tahun. Hanya saja, sekarang lebih dimatangkan lagi," kata Kosala Mahinda, ketua panitia sekaligus pengurus Kwan Im Kiong.

Hingga kemarin sebanyak 25 kelenteng dari berbagai kota menyatakan akan mengirim kimsin ke kelenteng terbesar di Madura itu. Kimsin itu antara lain dari Jakarta, Bogor, Bali, Semarang, Blora, Rembang. Dari Jawa Timur antara lain Surabaya, Rogojampi, Besuki, dan Bojonegoro.

Prosesi pengantaran kimsin akan dilakukan ratusan jemaat masing-masing kelenteng ke lokasi di kawasan pantai Talangsiring, Pamekasan. Selain rombongan 25 kelenteng itu, jemaat kelenteng lain pun tak ketinggalan datang untuk memeriahkan sejit dewi welas asih itu. Karena itu, kompleks Kwan Im Kiong bakal dijubeli ribuan jemaat pada Sabtu siang hingga malam hari.

"Puncak keramaian memang hari Sabtu. Ada atraksi barongsai, liang-liong, hingga opera Kwan Im dari Semarang," tutur Kosala yang getol melestarikan seni tradisional Madura itu.

Hanya saja, menurut Kosala, kali ini tidak ada pergelaran wayang kulit seperti biasanya. Ini karena jadwal acara yang ada mulai dari prosesi kimsin, sembahyang bersama, barongsai, liong, dan sebagainya sudah terlalu padat. Karena itu, wayang kulit sengaja ditiadakan.

"Tapi kami tetap berkomitmen untuk melestarikan seni budaya tradisional khususnya melalui Panti Budaya," katanya.

Selain warga Tionghoa, khususnya penganut Tridharma, hajatan Dewi Kwan Im ini biasanya dinikmati warga sekitar kelenteng yang memang haus hiburan. Mereka biasanya ramai-ramai datang ke kompleks kelenteng untuk menyaksikan berbagai atraksi seni budaya yang menarik.

No comments:

Post a Comment