16 March 2012

Satu orang satu mobil



Honda Motor menambah investasi di Indonesia Rp3,1 triliun. Perusahaan Jepang ini mau menjadikan Indonesia basis produksi mobil dan motor Honda terbesar di dunia.

Luar biasa! Honda memang tahu betul betapa kendaraan pribadi sudah jadi kebutuhan mutlak di Indonesia karena sistem transportasi umum tidak jalan. Semua orang yang merasa bisa beli motor atau mobil memilih punya kendaraan pribadi daripada naik angkot atau bus yang tidak nyaman, tidak aman, dengan jadwal tidak jelas.

Di Jepang sendiri masyarkat diarahkan menggunakan kendaraan pribadi. Sepeda motor tidak terlihat di jalan raya. Maka Honda, Yamaha, Suzuki dan sejenisnya memilih membuat pabrik motor di Indonesia karena orang Indonesia mau tidak mau butuh motor atau mobil pribadi untuk bepergian.

Rupanya pemerintah kita tidak punya kebijakan untuk membenahi angkutan massal. Menteri MS Hidayat bilang kemacetan dan kepemilikan kendaraan bukan alasan untuk melarang investasi. Yang perlu dibenahi, kata dia, jalan raya dan manajemen lalu lintas. Nah, sangat jelas sikap pemerintah, bukan?

Maka, percuma saja pakar2 perkotaan bicara soal kemacetan dan jumlah kendaraan pribadi. Gak nyambung dengan posisi pemerintah yang diwakili Menteri Hidayat.

Secara tersirat, pernyataan Hidayat ini bisa ditafsirkan bahwa pemerintah pusat sama sekali tidak khawatir dengan angka kepemilikan kendaraan. Makin banyak mobil dan motor yang seliweran di jalan makin baik. Dan suatu saat, kalau daya beli membaik, semua orang akan punya satu mobil.

One car one person! Bukan main! Indonesia memang luar biasa!

1 comment:

  1. Kalau di tempat anda 1 orang 1 mobil kalau di tempat saya 1 orang sekarang sudah 2 mobil hehehe. Jalan makin lama makin padat aja sekarang. Mau kemana-mana sekarang enggak bisa cepet meski naik kendaraan bermotor yang secara logika seharusnya bisa berjalan lebih cepet.

    ReplyDelete