31 March 2012

AMBA PRATIGNYA lagu paskah favorit di Jawa


Pekan suci menyambut Paskah datang lagi. Saat sibuk mengikuti liturgi agung selama 4 hari: Kamis Putih, Jumat Agung, Sabtu (malam) Paskah, dan Minggu Paskah.

Di Flores ada lagi ibadat lamentasi pagi hari yang syahdu. Lamentasi ini devosi yang dianjurkan tapi tidak wajib sehingga tidak ada di jawa. Tapi umat Katolik di Jawa, khususnya Jawa Tengah dan Jogjakarta, punya ragam liturgi sendiri yang khas.

Saya sendiri senang ikut misa bahasa jawa meski krama inggil saya payah. Tapi sebagai mantan aktivis paduan suara, saya larut dalam tembang2 liturgi ala Jawa yang sangat menyentuh.

AMBA PRATIGNYA menjadi lagu Malam Paskah favorit di kalangan umat Katolik Jawi. Melodinya bagus, syairnya sangat menyentuh. Versi bahasa indonesianya SYUKUR KEPADAMU TUHAN biasa dinyanyikan saat pemercikan air pada malam paskah. Jemaat nyanyi sambil pegang lilin bernyala. Sambil memejamkan mata dan kemudian diciprati air suci.

Acara yang membuat orang Flores di rantau sangat kangen ke gereja. Rugi besar kalau kita tidak ikut misa sabtu malam paskah karena ada pembaruan janji permandian.

Lagu AMBA PRATIGNYA ini sering diminta orang2 Katolik asal Indonesia yang tinggal di luar negeri. Mereka sudah cari di Google tapi tidak ada. Ketemunya blog saya yang bahas versi Indonesianya: SYUKUR KEPADAMU TUHAN.


Maka, saudara-saudara, sekarang saya muat di internet biar bisa nongol di google kalau ada orang yang search.


1. AMBA PRATIGNYA MRING GUSTI
SAKIT DUMUGENG TIWAS
BADHE TANSAH TUHU NGABDI
MRING PANGERAN MURBENG RAT
SETYA PASAMUWAN SUCI
AMBA TEMTU UNGGUL JURIT
MENGSAH LAN BALA SETAN


2. AMBA PRACAYENG HYANG AGUNG
SANG HYANG RAMA MA SUCI
PRACAYENG PANGRAN LINANGKUNG PUTRA PAMARTENG BUMI
PRACAYA MRING HYANG ROH SUCI
KANG ASUNG GUNGING KATRESNAN
PRACAYA PRAPTENG DELAHAN


3. AMBA PRATIGNYA MRING PANGRAN
NEDYA SETYENG NGAGESANG
DADOS WADYENG PASAMUWAN
SETYA DENNYA RERENCANG
NADYAN AWRAT TANSAH PANGGAH
TILAR DONYA SEWU BINGAH
TANDHA TUHU MRING ALLAH

2 comments:

  1. Memang saya temukan waktu Googling, terima kasih sudah sharing disini. Syair ini mengejawantahkan pembaharuan sumpah baptis secara literal dan penuh; bagi saya pribadi, Amba Pratignya menancap lebih dalam daripada versi Syukur Kepada-Mu Tuhan. Dalam interpretasi lain, mirip dengan ucapan Malcolm Muggeridge, "The day will come, dear boy, when you must decide whether to die within the Church or outside the Church. I have decided to die within the Church."

    ReplyDelete
  2. Saya sudah lama cari lirik dan lagunya...skrg dpt salah satunya...thanks a lot...
    Sama berharap mp3 nya di upload juga.. JBU

    ReplyDelete