03 February 2012

Lewouran masuk televisi


Dr Markus Solo SVD, putra asli Lewouran di Vatikan City.

Mungkin baru kali ini Lewouran masuk televisi nasional. Maka orang2
kampung begitu bersukacita, ramai2 menari hedung, bikin upacara adat
untuk menyambut kru METRO TV.

Putri Ayuningtyas, presenter Metro, disambut dengan adat Lamaholot
layaknya menyambut tamu istimewa. Orang Lewouran di Vatikan pun begitu
gembira. Dan mengirim email agar kenalannya ikut menonton tayangan di
Metro itu.

Reportase Putri singkat saja, tak sampai 5 menit. Putri kaget karena
Lewouran di Flores Timur, NTT, belum dialiri listrik PLN. Kampung yang
gelap dan serderhana dengan orang2 kampung yang bersahaja.

Ada apa kok Metro mengirim kru dari Jakarta ke Lewouran? Putri yang
tiap hari muncu di Wide Shot itu harus dikirim ke Flores? Ehm.. sejak
awal saya curiga ada peran Pater Markus Solo Kewuta SVD. Salah satu
penasihat Paus Benediktus XVI ini memang lahir di Lewouran. Maka saya
pun kirim email ke sang pastor hebat itu.

Benar saja. Kedatangan tim Metro itu memang untuk membuat liputan
khusus tentang Dr Markus Solo. Bagaimana mungkin orang pelosok NTT
menjadi orang Indonesia pertama yang masuk lingkaran dalam Vatikan.
Benar2 langka!

"Desember lalu orang Metro TV bertemu saya di Vatikan. Lalu rupanya
mereka tertarik untuk membuat liputan tentang saya," tulis Pater
Markus. Kru Metro pun melacak kampung Lewouran, Seminari Hokeng,
hingga kondisi alam dan masyarakat Flores Timur.

Syukurlah, ada Pater Markus Solo yang melejit ke beberapa kota di
Eropa, kemudian ditarik ke Vatikan. Kalau tidak kampung Lewouran
mungkin tidak pernah masuk televisi.

Mengutip kata2 Pater Markus, kedatangan kru Metro TV di kampungnya
adalah peristiwa luar biasa. Karena itu, Putri Ayuningtyas dkk pun
disambut secara istimewa dengan prosesi adat lengkap dengan tarian
hedung.

Semoga dengan reportase itu orang Indonesia semakin mengenal Flores.
Pulau kecil, terbelakang, listrik masih sedikit... tapi telah banyak
menghasilkan pastor2 untuk Indonesia dan dunia. Termasuk Pater Markus
Solo SVD.

Pater Markus, terima kasih, mo soga naran lewotana!

4 comments:

  1. aq juga sempat liat tayangan itu. bagus buat nambah referensi ttg flores.

    ReplyDelete
  2. hmmm....bangga ah...puxa bp oncu

    ReplyDelete
  3. hmmm.... bangga loh,,,,kampung halamn bisa masuk televisi

    ReplyDelete
  4. liputannya bagus.. jadi ngerti tentang indonesia lbh dalam.. bt apa ngeliput jauh2 kluar kalo dsni aja bnyk obyek bagus gitu..
    top bt metro tv,top bt putri ayuningtyas..

    ReplyDelete