26 January 2012

Song leader kurang enak


Mengapa harus ibu itu?
Mengapa bukan orang lain yang suaranya lebih bagus?
Bukankah gereja itu punya ribuan jemaat?
Apakah terlalu sulit menemukan orang yang benar2 vokalis?

Pertanyaan2 ini muncul ketika saya secara tak sengaja menyaksikan program rohani Kristen di TVRI Surabaya dengan judul MUJIZAT (yang benar MUKJIZAT, pakai K). Acara Gereja Tiberias kalau tidak salah.

Sesua namanya, program ini menekankan kuasa penyembuhan Tuhan alias mukjizat. Orang sakit berat sembuh secara ajaib tanpa bantuan dokter. Ada mayat yang utuh selama bertahun-tahun.

Mimbar kristiani tentu selalu ada puji2an atau worship/gospel song. Di sinilah yang bikin telinga saya gak enak mengingat reputasi Tiberias yang hebat. Bandnya oke, pemusik2 bolehlah, tapi vokalisnya seorang ibu yang bukan vokalis.

Maka, ketika muncul di televisi, rasanya seperti suara ibu-ibu di kampung. Bukan suara yang layak dipakai untuk siaran televisi tingkat nasional.

Memang tidak mudah menemukan orang yang serbabisa: Punya kualitas evangelis atau pendeta, suara bagus, hebat di public speaking. Karena itu, biasanya acara2 sejenis di televisi memanfaatkan song leader yang profesional. Tapi Gereja Tiberias ini rupanya kurang mempertimbangkan hal itu.

Beberapa tahun lalu ada pendeta gereja lain, laki2, yang juga maksa bikin album. Padahal suaranya sangat jelek. Kok maksa gitu? Apa tidak ada vokalis lain yang lebih pantas membawakan lagu2 ciptaan beliau?

Usut punya usut, pendeta bersuara fals ini ternyata masih kerabat dekat bos besar atau owner gereja itu. Maka, jemaat hanya bisa pasrah.

7 comments:

  1. Pakai ibu yang suaranya tidak bagus, supaya mayatnya bangun. Kalau suaranya bagus, malah mayatnya tidur terus ...

    ReplyDelete
  2. biasanya krn ada pertimbangan tertentu. suara biasa2 gak apa2...

    ReplyDelete
  3. yg penting kan memuji tuhan dg tulus ikhlas.

    ReplyDelete
  4. itu masalah di mana2 bgm pemimpin gereja byk yg kurang memberi kesempatan kpd org2 muda utk tampil. harusnya org2 muda dikasih peluan utk maju.

    ReplyDelete
  5. mas hurek, mau tanya. nama template blog mas apa?
    makasih..

    ReplyDelete
  6. template lawas poll, sudah lama gak ditawarkan karena sekarang template2 baru lebih dinamis dan komplet. tapi punyaku saya pertahankan karena blogku isinya hanya teks dan sedikit foto. memang saya buat sesederhana mungkin.

    oh ya, saya ini aslinya gaptek. mau ubah beberapa fitur sederhana saja susah. template lama ini size foto bisa sangat besar. dan itu cocok untuk kebutuhan saya.

    terima kasih.

    ReplyDelete
  7. ohh, tapi saya suka kok templatenya. ringan banget, tinggal dikasih sentuhan sedikit saja buat ngehiasnya, hehehe..

    ReplyDelete