16 December 2011

pietche rilis album natal

lagu-lagu natal selalu (hampir) sama dari tahun ke tahun. tapi para penyanyi tetap antusias membuat album natal. pietche ranitoa pun tak mau ketinggalan.
penyanyi rohani asal flores ini baru saja merilis christmas album-nya. ada 11 lagu di album yang diproduksi sendiri. lagu-lagu natal yang sudah sangay akrab di kuping umat kristiani.

malam kudus, o holy night, hai mari berhimpun, gloria in excelsis deo. "tapi saya juga memasukkan lagu natal ciptaan saya sendiri untuk memperkaya khasanah lagu-lagu natal," kata pietche yang dijumpai di gereja maria tak bercela, ngagel, surabaya, kemarin.

sebelum memproduksi album ini, pietche mengaku sempat melakukan survei selera jemaat. hasilnya, minat umat cukup bervariasi. kalangan menengah atas dan tionghoa lebih suka lagu-lagu natal yang bernuansa klasik seperti o holy night.
sementara di indonesia timur lebih suka yang bergaya country.

"maka, di album ini saya mencoba mengakomodasi selera yang berbeda itu," kata pietche tentang album keempatnya ini.

namanya juga indie label, pietche harus pontang-panting memperkenalkan albumnya. keliling dari gereja ke gereja untuk menitipkan album di toko buku. juga memanfaatkan jaringan pertemanan yang sudah dibina selama 16 tahun menekuni kariernya sebagai gospel singer.

pietche mengaku hanya mencetak 2.000 keping vcd. ini angka rata-rata untuk album rohani independen. dia optimistis album natalnya bisa diterima umat kristiani di surabaya dan kawasan indonesia timur.

bukankah sudah terlalu banyak album natal dari penyanyi terkenal di pasar?

"betul. tapi yang karakternya macam saya kan belum ada. saya juga menggunakan studio yang bagus dengan aransemen musik yang berkualitas," ujar pria yang murah senyum ini.

kalaupun tahun ini tidak terserap di pasar, pietche yakin tahun-tahun mendatang album natalnya bakal dicari orang. sebab, karakter album-album natal memang evergreen alias bisa bertahan dari masa ke masa. lagu malam kudus, misalnya, tetap dinyanyikan meski sudah berusia ratusan tahun.

No comments:

Post a Comment