24 November 2011

Pendidikan Penerbangan Juanda



Selain Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Penerbangan, tak jauh dari kawasan Bandara Juanda terdapat Pendidikan Penerbangan Juanda (PPJ). Lembaga pendidikan ini menyiapkan para mahasiswanya menjadi teknisi pesawat terbang.

Didirikan pada 2007, saat ini PPJ memiliki sekitar 50 mahasiswa yang berasal dari berbagai daerah di tanah air. Kampus PPJ berada satu kompleks dengan SMK Penerbangan di Jalan Abdul Rahman Saleh 49 Sedati, Sidoarjo.

"Perkuliahan di PPJ ini sudah berlangsung sejak 2008, tapi memang belum begitu dikenal luas oleh masyarakat," ujar Maulana Sani, kepala seksi bimbingan taruna PPJ.

Seiring dengan pertumbuhan industri penerbangan yang kian pesat di tanah air, menurut Maulana, Indonesia membutuhkan banyak tenaga profesional untuk menangani mesin pesawat terbang. Kehadiran mereka sangat diperlukan mengingat moda angkutan udara sangat menekankan keselamatan (safety first). Sayang, sampai sekarang kita masih kekurangan teknisi-teknisi pesawat.

"Dari seribu tenaga profesional yang dibutuhkan industri penerbangan, saat ini masih hanya sekitar 400 orang yang tersedia. Jadi, sebenarnya para alumni PPJ punya prospek yang cerah," kata Maulana seraya tersenyum.

Mantan karyawan sebuah maskapai penerbangan ini menjelaskan, masa pendidikan di PPJ hanya berlangsung selama 20 bulan alias kurang dari dua tahun. Para mahasiswa mendapat berbagai teori tentang pesawat terbang, aerodinamika, konstruksi pesawat, listrik pesawat, mesin turbin, hingga manajemen perawatan. Total, seorang mahasiswa harus menyelesaikan 90 satuan kredit semester (SKS).

Selain teori, menurut Maulana, para mahasiswa wajib mengikuti praktik hingga 30 persen. Praktik kerja lapangan ini antara lain dilakukan di sekolah penerbangan terkemuka di Curug, Jawa Barat. Maulana optimistis para lulusan PPJ akan mudah terserap ke industri penerbangan di tanah air.

"Sebab, lembaga pendidikan seperti ini memang masih sangat langka di Indonesia. Keberadaannya masih terkonsentrasi di Pulau Jawa," katanya.

Berbeda dengan mahasiswa di kampus-kampus biasa, penampilan para mahasiswa PPJ tak ubahnya taruna akademi militer. Rambut cepak, bodi atletis, hingga cara berjalan dan berbicara pun sangat khas. Bahkan, para mahasiswa PPJ juga disebut taruna.

"Sistem pendidikan yang semimiliter itu sangat penting untuk melatih kedisiplinan. Sebab, mereka dipersiapkan untuk menangani pesawat terbang yang menempatkan keselamatan di atas segala-galanya. Bisa dibayangkan apa jadinya kalau teknisi-teknisi pesawat terbang tidak disiplin," tegas Maulana. (*)

7 comments:

  1. Persyaratan untuk masuk PPJ apa aja??

    ReplyDelete
  2. pak maulana itu pemilik PPJ ta??

    ReplyDelete
  3. Persyaratan ppj : (1)Lulus SLTA IPA / SMK Teknik, (2) Usia Max. 24 tahun, (3) Tinggi badan Laki2, min 163 cm, Perempuan min 155 cm, (4) Membawa foto copy ijazah terakhir, (5) Membawa surat keterangan sehat dari dokter dan tidak buta warna, (6) Membayar administrasi Rp 500.000, (7) Lulus tes yang diadakan oleh PPJ.

    ReplyDelete
  4. Dapat lisense A1&A4 ngak!!!

    ReplyDelete
  5. Kak, apa ada persyaratan ke penerbangan di surabaya untuk smk lulusan TI

    ReplyDelete