10 November 2011

Hujan Langsung Banjir



Akhirnya, hujan turun juga di Surabaya dan sekitarnya. Setelah tiga bulan terakhir panas ektrem, kita dibakar panas 37-40 derajat Celcius, dalam beberapa hari terakhir kita bisa menikmati air dari langit.

Tadinya saya pikir hujan baru datang akhir Desember atau Januari. Eh, ternyata muncul lebih cepat. Sudah selayaknya kita berterima kasih kepada Tuhan. Surabaya masih dianugerahi hujan, sehingga panas ekstrem perlahan-lahan hilang.

Saya perhatikan saat ini suhu di Surabaya siang berkisar 33-35 Celcius, sementara malam hari 30-an celcius. Ini suhu yang 'normal' untuk Surabaya. Maka, keluhan-keluhan warga tentang panas yang terlalu ekstrem, ditambah kelembaban yang parah, sudah tidak terdengar.

Repornya, hujan yang tak seberapa deras itu ternyata sudah menimbulkan genangan air di beberapa titik. Orang Surabaya bilang 'banjir'. waktu melintas di depan RSI Wonokromo, Selasa (8/11/2011) malam, genangan air kira-kira 30 sentimeter. Arus lalu lintas pun macet.

Kawasan Ngagel yang biasanya tidak ada genangan air, malam itu banjir juga. Tapi saya tetap senang melintas di jalan dalam suasana hujan ketimbang panas terik 41 Celcius. Ibarat anak-anak, kita bisa 'main-main' hujan di sepanjang jalan di Kota Surabaya.

Mudah-mudahan Pemerintah Kota Surabaya, yang dipimpin Bu Risma, bisa mengatasi masalah banjir tahunan ini.

No comments:

Post a Comment