06 July 2011

Aksara Hanzi yang Rumit




Aksara Tionghoa atau hanzi merupakan aksara tertua di dunia. Sebab, orang Tiongkok sudah mengenal aksara jauh sebelum Masehi. Aksara hanzi ini tidak hanya digunakan masyarakat di Tiongkok, tapi juga Jepang, Korea, dan Vietnam.

Aksara Jepang biasa kita kenal dengan tulisan kanji, sedangkan Korea hanja, dan Vietnam hantu. Dalam bahasa Inggris, hanzi ini biasa diterjemahkan sebagai Chinese character.

Aksara Mandarin atau hanzi ini sangat berbeda dengan sistem alfabet Romawi atau Inggris yang dipakai di Indonesia. Dalam sistem alfabet, menurut Mario, satu huruf tidak punya makna apa-apa. Ini berbeda dengan hanzi, di mana masing-masing aksara mempunyai makna tertentu.

Merujuk Kamus Kangxi, jumlah aksara Tionghoa kira-kira 47.035. Kamus Kangxi ini merupakan salah satu kamus terlengkap yang disusun pada masa pemerintahan Kangxi (Dinasti Qing).

Hanzi ini kali pertama ditemukan sekitar 6.600 sebelum Masehi pada zaman Dinasti Shang. Hanzi yang ditemukan saat itu mirip lukisan pada tempurung kura-kura dan tulang rusa. Jadi, sangat berbeda dengan aksara hanzi yang kita kenal sekarang.

Selama ribuan tahun, hanzi terus mengalami perubahan, metamorfosa, hingga menjadi bentuknya yang sekarang. Hampir setiap dinasti melakukan perubahan hanzi. Perubahan yang cukup radikal dilakukan Mao Zedong setelah Republik Rakyat Tiongkok diproklamasikan pada 1 Oktober 1949.

Sadar bahwa sebagian besar rakyatnya buta huruf, Mao kemudian menyederhanakan sekitar 3.000 aksara yang biasa digunakan sehari-hari.
Hasil penyederhanaan aksara itu disebut Simplified Chinese atau aksara yang disederhanakan. Goresan-goresannya jauh lebih sedikit ketimbang aksara tradisional atau Traditional Chinese.

Aksara tradisional ini masih digunakan di Taiwan, Hongkong, dan Makau.

Karena pelajaran bahasa Mandarin di sekolah-sekolah di Indonesia berkiblat ke Beijing, maka hanzi sederhanalah yang dipakai. Beda dengan para siswa sekolah-sekolah Tionghoa tempo doeloe yang menggunakan hanzi tradisional.

3 comments:

  1. wahh susah kali yaa klo mau belajar bahasa china, sama ribetnya kyk belajar bahasa jepang dan korea ??

    SALAM,

    JIMMY

    mampir ke artikel saya http://entertainmentgeek-jimmy.blogspot.com/2011/10/sejarah-kata-lo-dan-gue.html

    ReplyDelete
  2. biar susah tpi aq tetep semangat blajarnya ^_^ ... aq suka bhs Mandarin ama Korea^^

    ReplyDelete