14 May 2011

Andai Ada 3 Barcelona



Selamat untuk Barcelona! Selamat untuk Pep Guardiola!
Selamat untuk Messi, Iniesta, Xavi, Puyol... Valdes!

Para penggemar bola di bawah kolong langit ini, kecuali barangkali Jose Mourinho, yang tidak mengakui kehebatan Barcelona. Skema main, taktik, strategi, stamina, kecepatan, uang... Praktis, semua syarat yang dibutuhkan untuk menjadi klub sepak bola terbaik di dunia dipunyai Barcelona.

Dan tidak dipunyai klub-klub lain di Spanyol, termasuk Real Madrid. Real Madrid boleh kaya, punya uang banyak, bisa membeli semua pemain terbaik di dunia, macam Cristiano Ronaldo, tapi ia tak bisa membeli permainan bola yang indah dan menyerang. Aliran bola yang lancar, mengalir, dari kaki ke kaki.

Silakan Anda menyebut kelemahan Barcelona hari ini. Saya yakin Anda sangat sulit menemukannya. Karena memang tidak ada. Kalau boleh dibilang kelemahan, barangkali sikap beberapa pemainnya yang senang acting, main sandiwara, setelah ditekel lawan. Merajuk pada wasit agar lawan dikasih kartu kuning atau kartu merah.

Ketergantungan yang berlebihan, dan mutlak, pada seorang Lionel Messi pun bisa jadi kelemahan. Tapi sebenarnya Barcelona punya modal cukup untuk menang, menang, menang, dan jawara tanpa Messi.

Sistem pembinaan, kerja sama, skema, tika-taka yang dikembangkan bertahun-tahun sejatinya sudah mampu membuat klub Catalonia ini mampu menang kapan saja. Kecuali kalau pemain-pemain Barcelona sendiri yang tidak mau menang seperti saat melawan Levante, 1-1.

Melihat ketangguhan Barcelona, iseng-iseng saya pernah mengusulkan di forum warung kopi bahwa sebaiknya Barcelona dikasih jatah tiga klub untuk kompetisi La Liga. Barcelona A, Barcelona B, Barcelona C.

Andaikan tiga Barcelona ikut La Liga, amboi, saya berani bertaruh peringkat satu dan dua bakal menjadi milik Barcelona. Klub-klub lain di Spanyol, bahkan Inggris dan Italia, akan sangat sulit melawan Barcelona A dan Barcelona B.

Peringkat ketiga hampir pasti diduduki Real Madrid. Sementara peringkat keempat jadi jatah untuk Barcelona C. Saya tidak sedang mengolok-olok Real Madrid, Valencia, Sevilla, atau Atletico Madrid.... Tapi fakta permainan di lapangan selama beberapa tahun terakhir menjadi bukti nyata bahwa Barcelona sangat sulit dikalahkan klub mana pun. Bahkan, jika Barcelona hanya menurunkan tim cadangan alias Barcelona B.

Sayang, kehebatan Barcelona yang luar biasa ternyata tak bisa diimbangi klub-klub lain di Spanyol, termasuk Real Madrid. Ketika menghadapi Barca, pemain-pemain Real Madrid kayak orang yang belajar main bola. Passing salah melulu. Operan-operan gak jelas.

Aliran bola dari belakang, tengah, depan... berantakan. Ronaldo hanya bisa meringis karena tidak dapat bola dan sama sekali tak diberi kesempatan berkembang oleh pemain-pemain Barca. Jose Mourinho kerjanya hanya bisa marah-marah melulu, menyalahkan wasit... dan lupa kalau pemain-pemainnya mati kutu, jadi goblog, ketika berhadapan dengan Messi dk.

Apa boleh buat, kompetisi Liga Spanyol alias La Liga pun menjadi sangat tidak kompetitif dan membosankan. Barcelona menjadi begitu hebat, fantastis, perkasa... sementara 19 lub yang lain cuma sekadar pupuk bawang. Jadi lumbung golnya si Barca.

Wuedan tenaaan!


Karena Barcelona sepertinya 'tidak mungkin kalah', maka fokus para penggemar bola macam saya hanyalah ini: berapa gol yang dicetak Messi. Berapa asis Messi. Lawan Barcelona kebobolan 3 gol, 4 gol, 5 gol....

La Liga juga sangat menjemukan karena juaranya sudah diketahui jauh-jauh hari sebelum kompetisi. Kalau bukan Barcelona, ya Real Madrid. Mengharapkan Levante, Getave, atau Hercules menjadi juara La Liga sama saja dengan mengharapkan matahari terbit dari barat atau kucing bertanduk.

Beda banget dengan kompetisi di Jerman, Inggris, atau Belanda yang persaingan antarklub sangat ketat lantaran kualitas yang tidak jomplang.

COPYRIGHT © 2011 LAMBERTUS HUREK

7 comments:

  1. news analysisnya mantap....... mampir dunk bung,,,, sekalian ajarin bikin blog yg keren

    ReplyDelete
  2. Mas, saya juga fans Barca. Klo ada kekurangan kayaknya tim lapis pertama dengan keduanya agak timpang, misalnya pas Barca kalah lawan Sociedad. Barcelona pun sering keteteran dalam serangan balik dari tim yang memiliki sprinter. Misal ketika dikalahkan Madrid di final Copa Del Rey atau di semi final Champion tahun lalu oleh Inter.
    Nah yang seru Barca vs MU nanti MU punya banyak sprinter seperti Nani, Park Ji Sung, Gabriel Obertan, Patrice Evra, Valencia. He.. Seru nih..

    ReplyDelete
  3. aq kira barca juga py kelemahan2, gak sempurna. mereka kan kalah sama hercules. kalah sama real madrid di final copa del rey.
    kalau memang sudah sempurna banget, kenapa masih beli pemain2 kayak Alves, david villa, dsb. setahu aq, kalo messi gak main, pemain2 barca tetap aja kesulitan. cuma mainnya barca lebih agresif dan enak dilihat.

    ReplyDelete
  4. barca seng ada lawan!!!!

    ReplyDelete
  5. bolabundar bung. gak ada klub yg menang terusmenerus..barca pun bisa kalah. ada saatnya di atas, kemudian bawah, dst.

    ReplyDelete
  6. sy setuju dngn pendapt anda kalau kompetisi La Liga emg menjemukan, ttpi sya agk kurang setuju dngn pendapat anda kalau barcelona 'tidak mungkin kalah',fkta membuktikan melawan HErcules & Real Madrid di Final Copa Del Rey. kemudian mslah kelemahan, menurut sy kelemahan barcelona ada di tim lapis kedua, sngat timpang sekali, sy pengen liat barcelona tdk diperkuat o/ Lionel Messi, Xavi Hernades, Andres Iniesta, apakah dy bs mengalahkan lawan2ny dengan mudah, krna menurut sya smpai saat ini belm ada pemain lapis kedua yg bs menggantikan posisi "XAVI HERNANDES".

    ReplyDelete
  7. Berani taruhan deh, musiim depan miliknya Real Madrid, dan untuk seterusnya,... bahkan musim depan Barcelona bisa keluar dari zona Liga Champions,... wait and see.

    ReplyDelete