08 April 2011

Reuni Tulang Rusuk Surabaya



Sutoto Yakobus, bos Citraland, bersama istri, Lusiana. Pak Sutoto saat ini jadi ketua Paguyuban Tulang Rusuk Surabaya.


Paguyuban Tulang Rusuk Surabaya, Rabu malam (5/4/2011) menggelar reuni akbar di Golden City Mall Surabaya. Sekitar 1.500 pasangan suami-istri dari 41 angkatan menghadiri hajatan paguyuban pasutri yang dibina Romo Jusuf Halim SVD.

Pastor kongregasi Societas Verbi Divini itu juga menyampaikan siraman rohani kepada para pasutri. Juga ada puji-pujian rohani dari Grup Vokal Naviri serta Paduan Suara PTRS. Reuni diakhiri dengan santap malam bersama.

Romo Halim mengingatkan para pasutri anggota paguyuban untuk saling menghormati, berbagi kasih, dan saling mendahului untuk membahagian pasangan. “Segala sesuatu yang telah dipersatukan Allah tidak boleh diceraikan manusia,” tegasnya.

Menurut Sutoto Yakobus, ketua PTRS, paguyuban ini merupakan wadah bagi para pasutri setelah mengikuti retret rohani yang dipimpin langsung oleh Romo Jusuf Halim. Begitu terkesannya retret ini dalam membina hubungan suami-istri, para peserta retret selalu ingin bertemu kembali untuk melakukan reuni.

“Tidak terasa retret tulang rusuk ini sudah sampai angkatan ke-41. Peserta retret setiap angkatan rata-rata 80 sampai 100 orang. Dan, yang menarik, pesertanya tidak hanya pasutri beragama Katolik, tapi juga dari berbagai agama,” jelas Sutoto Yakobus, yang juga bos Citraland Surabaya.

Selain lintas agama, papar Sutoto, paguyuban ini juga diikuti para pasutri dari luar Jawa Timur, bahkan luar Jawa. Ini karena retret yang mulai dibina Romo Halim sejak pertengahan 1990-an ini punya dampak besar dalam kehidupan rumah tangga peserta.

Menurut Sutoto, hubungan antara suami-istri dan anak yang tadinya berlangsung kurang mulus ternyata bisa dipulihkan setelah mengikuti retret tulang rusuk.
Romo Halim selalu mengajak pasutri untuk bernostalgia. Melihat ke belakang saat mengucapkan ikrar perkawinan di hadapan Tuhan, saksi, dan sesama.

Ikrar untuk senantiasa setia baik dalam untung dan malang, sakit dan sehat, bersedia saling mencintai sampai akhir hayat. “Kenangan akan janji suci inilah yang diangkat dalam retret tulang rusuk,” tegas Sutoto.

Ketua Panitia Reuni Grace Evi Ekawati menjelaskan, saat ini paguyuban tulang rusuk beranggotakan lebih dari 3.000 pasutri yang tersebar di seluruh Indonesia. Jumlah peserta dipastikan akan terus bertambah mengingat Romo Jusuf Halim masih terus mengadakan retret tulang rusuk.

Pada 1-3 April 2011, Romo Halim menggelar retret di Graha Wacana, sebuah rumah pembinaan keluarga milik kongregasi SVD di Ledug, Mojokerto. Selepas retret, peserta otomatis tercatat sebagai anggota paguyuban.

“Harus diakui bahwa Tuhan memakai Romo Halim untuk menciptakan keharmonisan rumah tangga kepada begitu banyak pasutri,” ujar Grace yang mengikuti retret empat tahun silam. (*)


COPYRIGHT © 2011 LAMBERTUS HUREK

2 comments:

  1. SHALOM..
    saya sudah bbrp kali mendengar ttg retret tulang rusuk dan ingin sekali bergabung dalam komunitas tulang rusuk ini.
    saya dan suami berdomisili di jakarta.
    apakah retret tulang rusuk ini juga diadakan diluar surabaya?
    jika memang ada, bs saya minta contact person nya?
    mohon bantuan nya..
    terimakasih.
    Tuhan memberkati..
    ^hendri & goretty^
    panda_guk2@yahoo.com

    ReplyDelete
  2. SHALOM..
    Saya sudah byk mendengar ttg retret tulang rusuk.
    Saya mau tanya apa retret ini juga diadakan di luar surabaya?
    saya ingin sekali bisa join retret ini, saya harus menghubungi siapa ya?
    saya dan suami berdomisili di jakarta.
    Mohon bantuan untuk contact person yg dpt saya
    terima kasih.
    Tuhan memberkati..
    hendri & goretty
    panda_guk2@yahoo.com

    ReplyDelete