23 April 2011

Indonesia Pusaka - SATB




Cukup lama saya tak mendengar lagu INDONESIA PUSAKA dibawakan oleh paduan suara yang bagus. Syukurlah, tadi malam, TVRI stasiun nasional, Jakarta, mau menayangkan rekaman konser Hari Kartini. Nomor-nomor klasik, termasuk lagu-lagu seriosa khas Indonesia, ditampilkan.

Ada Aning Katamsi, soprano ternama, hingga Catherina W. Leimena, penyanyi paling senior, yang juga pencetak begitu banyak vokalis hebat di Indonesia. Luar biasa! Di usianya yang sudah senja, Catherine masih bisa menyanyi dengan power yang dahysat. Tanpa mikrofon pun sebetulnya dia sanggup menaklukkan auditorium RRI di Jakarta.

Di ujung konser, Aning Katamsi dan kawan-kawan menyanyikan INDONESIA PUSAKA diiringi orkes gesek dan instrumen tradisional. Bukan paduan suara beneran memang, tapi pembawaan Aning dan kawan-kawan tak mengecewakan. Para penyanyi seriosa ini bisa menahan diri, tak saling menonjolkan suara. Maka, INDONESIA PUSAKA pun terdengar syahdu.

Indonesia tanah air beta
Pusaka abadi nan jaya
Indonesia sejak dulu kala
Tetap dipuja-puja bangsa


Wow! Melodi dan harmoni komposisi karya Ismail Marzuki ini memang indah. Pantas jika Jaya Suprana bikin konser khusus bertajuk INDONESIA PUSAKA di beberapa kota. Pantas juga bila almarhum Bung Hatta setiap pagi selalu bersenandung INDONESIA PUSAKA. Pantas bila INDONESIA PUSAKA menjadi lagu abadi.

Saya hanya bisa bertanya dalam hati. Apakah para TKI di Malaysia atau Timur Tengah, yang tak bisa hidup dari Indonesia yang alamnya kaya dan subur, masih mau menyanyi INDONESIA PUSAKA? Apakah para koruptor, anggota parlemen yang hobi melancong, foya-foya, habiskan uang rakyat... juga masih suka INDONESIA PUSAKA?


COPYRIGHT © 2011 LAMBERTUS HUREK

1 comment: