13 March 2011

Nostalgia Artis Lawas





Senang juga melihat artis-artis lama beraksi lagi di acara Zona Memori Metro TV. Bintang-bintang musik era 1980-an dan 1970-an, kemudian 1990-an, tampil kembali di muka publik. Menyanyi lagu-lagu lama yang bikin mereka ngetop.

Tapi, ya, namanya usia memang sulit diajak kompromi. Artis-artis yang usianya di atas 40, 50, bahkan 60... di Indonesia sudah tak bisa lagi disebut artis. Mereka bukan lagi penyanyi yang dulu kaset-kasetnya kita beli, kita kejar untuk sekadar bersalaman atau minta tanda tangan.

“Saya ini tiga bulan lagi sudah jadi nenek lho,” kata Mega Selvia yang malam itu menyanyi bersama dua rekannya, Gladys Suwandi dan Nindy Ellese.

Trio instan bentukan JK Records pada 1990-an ini memang tak lagi ceriwis. Mereka sudah jadi orang biasa yang tak lagi berurusan dengan rekaman atau show. Hidup Mega Selvia dan kawan-kawan sudah berubah drastis.

Nindy Ellese bahkan lebih sering muncul di gereja-gereja karismatik untuk kasih kesaksian, cerita pengalaman jatuh-bangun sebagai artis 1980-an. Nindy lebih banyak menghabiskan waktu untuk membaca Alkitab, tampil di KKR, dan sejenisnya.

Lex’s Trio, trio yang lebih senior, malam itu tampil bagus, tapi juga sulit berkompromi dengan usia. Waktu, usia, ternyata ‘musuh besar’ artis-artis di Indonesia. Dan, karena itu, mereka-mereka ini hilang ditelan waktu pula.

Ada juga Trio Libels yang masih kompak dengan lagu-lagu rancak. Ketiga bintang 1980-an ini secara kualitas jauh lebih bagus ketimbang trio-trio lain yang tampil di Zona Memori. Tapi karir musik mereka rasanya sudah lama tamat.

Yani sibuk di Malang mengurus kafe. Ronny di Jakarta dengan rutinitas hidup, urusan cari duit. Edwin sering jadi pembawa acara di TVRI. Praktis, Trio Libels ini sudah lama bubar atawa nonaktif.

Sebagai penggemar musik era 1980-an dan 1990-an, saya tentu senang melihat bintang-bintang lawas muncul lagi di televisi. Tapi juga sedih karena mereka muncul dengan status ‘bekas bintang’. Bukan bintang yang tetap awet meski usia terus menumpuk macam Rolling Stones, Iron Maiden, atau Deep Purple.


COPYRIGHT © 2011 LAMBERTUS HUREK

No comments:

Post a Comment