06 February 2011

Ciswak Tahun Kelinci 2562



Pergantian tahun dari Tahun Macan ke Tahun Kelinci tentu saja mempengaruhi fengshui. Posisi bintang-bintang, bulan, bumi, planet-planet lain di galaksi pun ikut bergesar. Bagi sejumlah orang Tionghoa, pergeseran ikut mengubah hoki dan ciong seseorang.

Di Tahun Kelinci 2562, yang dimulai pada 3 Februari 2011, ada empat shio yang mengalami ciong besar sepanjang tahun. Yakni, Shio Kelinci, Ayam, Tikus, Kuda. Menurut Juliani Pudjiastuti, pengurus TITD Hong San Ko Tee, warga Tionghoa pemilik empat shio tersebut dianjurkan untuk menjalani ciswak alias ruwatan ala Tionghoa.

“Intinya, mendoakan supaya orangnya selamat, tidak mendapat kesusahan selama satu tahun ini,” jelas Juliani kepada saya.

Akan lebih baik jika semua orang, apa pun shio-nya ikut menjalani ciswak massal. Semua orang tentu ingin selamat, sukses, tak kurang rezeki, bukan?

TITD Hong San Ko Tee di Jalan Cokroaminoto 12 Surabaya akan mengadakan upacara ciswak pada Ahad (13/2/2011). Dipimpin Suhu Johnny Ho, guru spiritual yang selama beberapa tahun terakhir melayani ritual di Kelenteng Hong San Ko Tee, ruwatan massal ini dimulai pukul 09.00.

“Kita adakan doa bersama, kemudian peserta ciswak harus mengikuti tata upacara seperti yang sudah menjadi tradisi ciswak dalam adat Tionghoa,” terang Juliani.

Seperti juga ruwatan dalam tradisi Jawa, ada sejumlah bahan yang disyaratkan Suhu Johnny untuk ciswak Tahun Kelinci ini. Catat baik-baik: Pakaian bekas yang masih layak pakai. Tujuh guntingan kuku jari tangan dan kaki. Tujuh helai rambut yang dicabut.

Sementara itu, pengurus kelenteng sudah menyiapkan pula bahan-bahan lain seperti satu genggam beras, 1,5 meter kain mori, tiga keping koin Rp 500, hio dan kimcua (kertas sembahyang), satu botol air mineral.

“Ciswak ini juga sekaligus untuk memelihara tradisi dan budaya Tionghoa. Sebab, sejak dulu nenek moyang orang Tionghoa memang sudah melakukan upacara seperti ini. Lha, kalau kita tidak mau merawat, lama-kelamaan tradisi seperti ini bisa hilang,” kata Juliani.

No comments:

Post a Comment