10 December 2010

Roti Gandum NEWSTART




Dua pekan lalu, saya mampir ke markas NEWSTART di Jalan Ketabangkali 2 Surabaya. Hanya ada Bu Nanik bersama asistennya di sana. Pakar gizi ini memperkenalkan roti serta beberapa camilan khas NEWSTART.

Semua makanan buatan NEWSTART, klaim Nanik, menyehatkan. Cocok untuk orang-orang yang ingin terbebas dari penyakit-penyakit khas orang kota macam kencing manis (diabetes), kegemukan, kanker, hipertensi, jantung koroner, reumatik, asam urat.

NEWSTART merupakan salah satu gaya hidup kembali alam. Back to nature! Ada delapan elemen NEWSTART yang harus diperhatikan dalam menjalani NEWSTART:

1. Nutrition.
2. Exercise.
3. Water.
4. Sunshine.

5. Temperance.
6. Air.
7. Rest.
8. Trust in Divine power.

Mengapa makanan-makanan NEWSTART bikin sehat?
Mengapa roti gandum NEWSTART lebih baik bagi kesehatan?
Mengapa orang-orang kota patut memilih makanan-makanan NEWSTART?

Menurut Nanik, NEWSTART tidak menggunakan MSG, gula pasir, tepung putih, bahan pengawet, pewarna, bahan hewani, dan sebagainya. 100% alami. Kandungan seratnya tinggi.

Si serat ini sangat penting buat pencernaan manusia. Orang menjadi kegemukan, obesitas, gara-gara kurang mengonsumsi serat. Bukan serat karung goni atau kapas, tapi serat makanan. Nah, beras yang kita makan sehari-hari sebetulnya kurang sehat karena serat-serat dan sejumlah nutrisi penting yang dibutuhkan manusia sudah disosoh.

Roti yang beredar di Surabaya, Indonesia umumnya, pun tidak baik untuk kesehatan. Mengapa? Roti-roti di pasar itu dibuat dari terigu alias tepung putih. Meskipun dibuat dari gandum, serat-seratnya sudah hilang. Dan itu tidak membantu proses pencernaan manusia. Jika tepung putih ini dicampur gula pasir... efeknya sangat buruk bagi tubuh.

Karena itu, NEWSTART hanya menyediakan ROTI GANDUM. Teksturnya kasar, warna kekuningan, padat. Saya pun mencicipi roti gandum yang katanya hebat untuk kesehatan itu. Ciamik! Gurih dan enak meskipun tak dicampur gula atau pemanis. Wow, rupanya roti macam ini yang kita butuhkan untuk sarapan atau penyedia karbohidrat pengganti nasi.

Karena banyak serat, menurut Nanik, roti gandum bisa bikin kenyang. Bandingkan dengan roti-roti biasa di pasar yang sukar mengenyangkan karena terbuat dari tepung putih. Tepung putih dan gula pasir = karbohidrat jelek.

"Kami sudah punya banyak langganan meskipun belum sebanyak bakery biasa. Sosialisasinya memang masih kurang," kata Nanik yang ramah ini.

Saya akui roti gandum NEWSTART memang punya banyak keunggulan ketimbang roti biasa. Meskipun harganya dua kali lipat roti biasa, roti NEWSTART jauh lebih tahan lama. Disimpan satu minggu lebih, tanpa perlu dimasukkan kulkas, pun awet. Bandingkan dengan roti biasa yang sudah jamuran hanya dalam tempo dua hari.

Pekan lalu, saya bertemu Saleha Wulandari, staf kantor pusat NEWSTART Indonesia, di Trawas, Mojokerto. Saya cerita tentang roti gandum NEWSTART yang saya peroleh di Surabaya. Wulandari, yang sedang hamil delapan bulan, tersenyum mendengar cerita saya.

"Roti gandum itu hasil penelitian yang cukup panjang di sini," kata Wulandari. Para staf NEWSTART Indonesia, yang hampir semuanya sarjana ilmu gizi, melakukan trial and error berkali-kali hingga menghasilkan roti NEWSTART seperti yang sekarang dijual di markas NEWSTART.

Karena dibuat dari gandum utuh, bukan tepung putih, menurut Wulandari, awalnya si roti sangat padat dan keras. "Dipakai untuk melempari asu, iso matek. Hehehe," kenang Wulandari yang ramah ini.

Para peneliti NEWSTART tak putus asa. Mereka terus mencoba, mencoba, mencoba, akhirnya ditemukan roti gandum khas NEWSTART. Roti gandum yang berbeda dengan roti-roti gandum di berbagai bakery di Jawa Timur.

Tidak percaya? Silakan coba di markas NEWSTART terdekat?

INFORMASI LEBIH LANJUT

NEWSTART INDONESIA (kantor pusat)
Jalan Raya Trawas, Slepi, Trawas, Mojokerto, Jawa Timur
Telepon (0343) 885265, 885267

NEWSTART SURABAYA
Jalan Ketabangkali 2 Surabaya
Telepon (031) 534 1524, 031 709 95630

NEWSTART JAKARTA
Jalan MT Haryono Blok A Kav. 4-5 Jakarta Selatan
Telepon (021) 8370 6629, 7138 3234

3 comments:

  1. Ya kalau di negara barat sudah lumrah. Dalam pemasarannya roti gandum tersebut dijual sebagai "Whole Wheat" bukannya "White Bread" yang dari tepung gandum putih. Aku lebih suka makan whole wheat apalagi sejak jantungan dan tahu kolesterol tinggi. Tapi anakku nggak doyan karena rasanya kalah manis dan kalah empuk dengan roti putih biasa.

    ReplyDelete
  2. roti gandum sudah lama sejak dulu tapi gak laku...

    ReplyDelete
  3. Roti putih memang lebih enak apa lagi dengan taburan keju, susu, dll tapi saya lebih suka roti gandum walaupun lebih mahal tapi lebih banyak manfaat.

    ReplyDelete