10 November 2010

Qiandao Ribao 10 Tahun




Tak banyak media berbahasa Mandarin yang bertahan lama di tanah air. Salah satu dari sedikit surat kabar itu Qiandao Ribao.

Belum lama ini Qiandao Ribao, surat kabar berbahasa Mandarin yang diterbitkan di Surabaya, merayakan ulang tahun ke-10 di Restoran Kowloon, Jalan Pemuda. Puluhan pengusaha dan tokoh masyarakat, termasuk Konsul Jenderal Tiongkok Wang Huagen hadir.

Perayaan satu dasawarsa Qiandao Ribao ini berlangsung meriah dengan atraksi tari-tarian Nusantara dan Tiongkok. Ada juga atraksi kungfu serta operet anak-anak dan remaja. Menurut Sudomo Margonoto, bos Kopi Kapal Api, yang juga penyandang dana surat kabar ini, perjalanan surat kabar berbahasa Tionghoa selama 10 tahun ini tidak mudah.

“Sepuluh tahun lalu Qiandao Ribao terbit. Dan para pendirinya bertekad untuk terus cetak walau tahu kalau merugi,” terang Sudomo Margonoto.

Dia bersyukur karena koran ini terus berupaya menjumpai pelanggan setianya setiap hari. Qiandao Ribao tidak dijumpai di kios-kios majalah dan surat kabar umumnya mengingat punya segmen pasarnya sangat khusus.

Didirikan sejumlah tokoh masyarakat Tionghoa di Surabaya, Qiandao Ribao diharapkan ikut memopulerkan bahasa Mandarin di tanah air, khususnya Jawa Timur. Misi melestarikan bahasa Mandarin ini, menurut Sudomo, sangat penting mengingat bahasa nasional Tiongkok itu sempat terbelenggu selama 30 tahun.

Sudomo mengaku secara bisnis koran ini merugi dan sulit beroleh untung. "Tapi kita tetap mempertahankan agar bisa menjadi pemersatu semua lapisan masyarakat Tionghoa dan berbagai suku di Jawa Timur," katanya.

Selama ini Qiandao Ribao banyak memuat berbagai kegiatan sosial masyarakat Tionghoa seperti baksos ke panti asuhan, sekolah-sekolah minus, wilayah bencana, hingga pesantren. Ada pula informasi kesehatan, sejarah nasional dan dunia.

Konjen Tiongkok Wang Huagen optimistis media-media berbahasa Mandarin akan eksis mengingat semakin banyak orang Indonesia yang belajar bahasa Mandarin. Dia juga mengimbau wartawan agar menulis hal-hal positif yang berguna bagi masyarakat.

No comments:

Post a Comment